PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN AUTOCAD UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN SISWA KELAS X TPM DI SMKN 1 SIDOARJO

Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah modul yang layak digunakan pada pembelajaran program komputer AutoCAD di kelas X TPM SMKN 1 Sidoarjo. Dalam mengembangkan modul diperlukan prosedur tertentu yang sesuai dengan sasaran yang ingin dicapai, struktur isi pembelajaran yang jelas, dan memenuhi kriteria yang berlaku bagi pengembangan pembelajaran. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Metode penelitian yang digunakan mengadopsi pada model pengembangan 4D (Four D Model) yang terdiri atas empat tahap yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design) dan tahap pengembangan (develop). Sedangkan tahap penyebaran (disseminate) tidak dilakukan karena penelitian ini hanya sebatas uji kelayakan dan efektivitas media pembelajaran berupa modul. Dalam penelitian ini yang bertindak sebagai responden adalah 3 orang ahli media, 3 dosen/pengajar kompetensi keahlian program komputer AutoCAD dan siswa kelas X TPM SMKN 1 Sidoarjo tahun ajaran 2012/2013. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa lembar angket dan lembar observasi. Analisis data menggunakan analisis angket, analisis data observasi aktivitas dan respon siswa serta analisis data tes. Data tersebut digunakan untuk mengetahui tingkat kelayakan dan efektivitas modul pembelajaran program komputer AutoCAD yang dihasilkan. Berdasarkan hasil penelitian, ditunjukkan bahwa respon siswa sangat tinggi dengan adanya modul pembelajaran program komputer AutoCAD yang dikembangkan. Prosentase pembelajaran yang dilakukan dengan menggunakan modul sebesar 88,307%, serta terdapat peningkatan aktivitas belajar siswa. Peran guru sangat menunjang dan membantu dalam pengelolaan selama pembelajaran mata diklat program komputer AutoCAD. Selain itu keefektifan modul program komputer AutoCAD dalam proses belajar mengajar sangat efektif untuk digunakan dengan perolehan dari hasil uji coba menunjukan nilai ketuntasan klasikal menghasilakan 100% tuntas. Hasil validasi modul oleh dosen/pengajar validator kompetensi keahlian program komputer AutoCAD sebesar 88,056% dari skor kriterium, jika diinterpretasikan pada Skala Likert, masuk dalam kriteria sangat layak. Modul pembelajaran program komputer AutoCAD yang dikembangkan juga telah memenuhi kriteria efektivitas media pembelajaran.
Kata kunci: Pengembangan Modul, Kelayakan, Efektivitas, Komputer  AutoCAD
Penulis: Muhammad Patkur, Theodorus Wiyanto Wibowo
Kode Jurnal: jptmesindd130392

Artikel Terkait :