PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PRAKTIKUM KELISTRIKAN BODY OTOMOTIF UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN MAHASISWA D3 TEKNIK MESIN UNESA

Abstract: Penelitian ini bertujuan menghasilkan media pembelajaran berupa trainer kelistrikan sistem penerangan yang layak digunakan untuk pembelajaran Praktikum Kelistrikan Otomotif bagi mahasiswa D3 Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran mahasiswa D3 Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan media pembelajaran berupa trainer yang mengacu pada model pengembangan perangkat pembelajaran oleh Borg dan Gill yang telah dikembangkan oleh Prof. Dr. Nana Syaodih Sukmadinata yang terdiri atas 3 tahap yaitu tahap studi pendahuluan dan tahap studi pengembangan. Sedangkan tahap uji model tidak dilakukan karena penelitian ini hanya sebatas uji kelayakan dan efektivitas media pembelajaran berupa trainer. Dalam penelitian ini yang bertindak sebagai responden adalah 2 dosen ahli kompetensi kelistrikan otomotif dan 12 mahasiswa Program Studi D3 Teknik Mesin Otomotif angkatan 2010 Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya yang memprogram mata kuliah Praktikum Kelistrikan Otomotif. Instrument penelitian yang digunakan berupa angket validasi oleh dosen ahli kompetensi keahlian kelistrikan otomotif, angket respon mahasiswa dan lembar observasi. Analisis data dilakukan untuk mengetahui tingkat kelayakan dan aktivitas mahasiswa selama belajar dengan menggunakan trainer kelistrikan sistem penerangan yang dihasilkan. Berdasarkan hasil penelitian, ditunjukan bahwa trainer kelistrikan sistem penerangan yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran mata kuliah Praktikum Kelistrikan Otomotif. Hal ini dapat dilihat dari hasil validasi trainer oleh dosen pengajar/dosen ahli sebesar 79,580% dari skor kriterium. Trainer Kelistrikan Sistem Penerangan yang dikembangkan juga telah memenuhi kriteria kualitas media pembelajaran. Hal ini ditunjukan dengan persentase respon mahasiswa terhadap trainer sebesar 78,889% dari skor kriterium. Serta terdapat peningkatan aktivitas belajar mahasiswa secara mandiri dari 70,6% (dengan menggunakan trainer yang belum dikembangkan) menjadi 85,5% (dengan menggunakan trainer yang telah dikembangkan) atau terjadi peningkatan sebesar 14,9%.
Kata Kunci: Pengembangan, Media, Trainer, Efektivitas, Kualitas
Penulis: David Richo Kristanto, aris Ansori
Kode Jurnal: jptmesindd130373

Artikel Terkait :