Pengaruh Potongan Pipa Pada Pipa Miter 90oTerhadap Kerugian Head Aliran Fluida
Abstrak: Pipa miter adalah
suatu bentuk potongan-potongan pipa yang disambung-sambung sehingga membentuk
lengkungan. Umumnya pipa miter ini digunakan pada temperatur dan tekanan yang
tidak begitu tinggi. Contoh penggunaannya adalah pada instalasi perpipaan
pendingin udara dan air bersih bangunan hotel dan gedung perkantoran serta
industri, banyak menggunakan model pipa miter 900. Pada saat aliran fluida
melalui belokan 90o, akan menimbulkan kerugian head yang cukup besar, sehingga
untuk mengatasinya adalah dengan membuat pembelokan secara bertahap sampai
dengan mencapai belokan 900.Hal inilah keunggulan pipa miter, namun yang
menjadi pertanyaan, seberapa besar penurunan kerugian head aliran fluida pada
setiap penambahan jumlah potongan pipa.Penelitian dilakukan dengan
memvariasikan jumlah potongan pipa sebanyak 3 kali, yaitu dengan 2 potongan
pipa, 3 potongan pipa, dan 4 potongan pipa. Kemudian setiap variasi potongan pipa
dialiri air dengan 5 variasi debit aliran yaitu dari 0,000244 m3/s sampai
dengan 0,002727 m3/s. Pipa uji yang digunakan adalah pipa galvanis dengan
diameter dalam (D) sebesar 38,1 mm dengan jari-jari kelengkungan konstan (r)
adalah 120 mm.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, pada bilangan Reynolds
(Re) = 6830, nilai koefisien kerugian belokan (k) pada pipa miter 90° untuk 2
potongan pipa adalah 0.3166, untuk 3 potongan pipa adalah 0.1975 dan untuk 4
potongan pipa adalah 0.1435. Sedangkan kerugian head untuk setiap variasi
potongan pipa adalah: untuk 2 potongan pipa sebesar 0.001108 mH2O, untuk 3
potongan pipa sebesar 0.000688 mH2O dan untuk 4 potongan pipa sebesar 0.000531
mH2O. Penurunan kerugian head sebesar 37.9 % dari 2 potongan pipa ke 3 potongan
pipa, dan dari 3 potongan pipa ke 4 potongan pipa sebesar 22.8 %. Berdasarkan
hasil tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa makin besar jumlah potongan pipa
maka koefisien kerugian dan kerugian head semakin kecil, sehingga dapat
mengefisienkan pemakain daya instalasi perpipaan.
Penulis: Nasaruddin Salam
Kode Jurnal: jptmesindd150157