PENGARUH PENGGUNAAN MOTOR LISTRIK TERHADAP PENINGKATAN JUMLAH PRODUKSI PADA USAHA KRIPIK SINGKONG
ABSTRACT: Kripik singkong yang
diproduksi oleh pedagang memiliki kualitas masih rendah, dimana pemotongannya
masih dilakukan secara manual menggunakan pisau potong tangan. Penggunaan pisau
potong tangan menghasilkan pemotongan yang tidak sempurna baik dari ketebalan
potong maupun terpotong secara sempurna. Penggunaan pisau potong tangan juga
menyebabkan kuantitas produk yang dihasilkan sangat kurang. Untuk mendapatkan
kualitas kripik singkong yang lebih baik, maka diadakanlah mesin pemotong
singkong. Pengadaan mesin pemotong singkong mampu menjaga kualitas produk dan
meningkatkan kuantitas produksi dari usaha produksi kripik singkong. Penggunaan
mesin pemotorng tersebut dapat dibantu dengan motor listrik ataupun tanpa motor
listrik (diputar dengan tangan). Penggunaan mesin pemotong singkong
menghasilkan produk yang memiliki kualitas yang terjamin, yaitu menghasilkan
potongan kripik singkong yang memiliki ketebalan yang seragam (0,8 hingga 1,5
mm) dan terpotong secara sempurna serta dapat meningkatkan kuantitas produksi.
Kapasitas produksi alat pemotong singkong jika menggunakan motor listrik adalah
111,63 hingga 124,44 kg/jam. Kapasitas produksi alat pemotong singkong untuk
produksi keripik singkong dengan cara manual (diputar tangan) adalah 63,46
hingga 64,02 kg/jam. Penggunaan mesin listrik dapat meningkatkan kapasitas
produksi dari alat pemotong singkong sebesar 74,37 % hingga 96,09 %. Penggunaan
mesin listrik pada alat pemotong singkong mengakibatkan bertambahnya ongkos
produksi, sehingga hanya digunakan jika jumlah produksi sudah besar.
Penulis: Muh. Tekad, Sukma
Abadi
Kode Jurnal: jptmesindd140441