PENGARUH PENAMBAHAN SERAT SENG PADA BETON RINGAN DENGAN TEKNOLOGI FOAM TERHADAP KUAT LENTUR, TOUGHNESS, DAN STIFFNESS

Abstrak: Berat jenis beton yang tinggi yaitu berkisar antara 2400 kg/m³, akan berpengaruh terhadap pembebanan struktur. Salah satu cara untuk mengatasinya dibuat beton ringan, dengan menambahkan foam agent (cairanbusa) kedalam campuran beton. Un-tuk meningkatkan kuat lentur, toughness dan stiffness, salah satunya dengan menambahkan serat seng. Metode yang diguna-kan  dalam  penelitian  ini  adalah  metode  eksperimental  dengan  menggunakan  benda  uji  berbentuk  balok,  yang  berjumlah  3 buah tiap sampelnya dengan kadar seratmasing – masing 0%; 0,25%; 0,5%; dan 1% yang kemudian dianalisisuntuk mengkaji seberapa  besar  pengaruh  beton  ringan  foam  berseratterhadap  kuat  lentur,  toughness,  dan  stiffness.  Dari  hasil  penelitian didapat kuat lentur dengan persentase penambahan serat  seng sebesar 0%; 0,25%; 0,5%; 1% yang diuji pada umur 28 hari berturut-turut adalah 1,04 MPa ;1,61MPa ; 1,64 MPa ; 1,05 MPa,dengan nilai maksimum 1,67MPa dengan kadar serat sebe-sar 0,39%. Nilai toughness dengan persentase penambahan serat seng sebesar 0%; 0,25%; 0,5%; 1% yang diuji pada umur 28 hari  berturut-berturut  adalah  yang  diuji  pada  umur  28  hari  berturut-berturut  adalah  0,65kNmm;  1,53kNmm;  1,55  kNmm; 0,72kNmm  dengan  nilai  maksimum  1,62kNmm  dengan  kadar  serat  sebesar  0,37%.  Nilai  stifness  dengan  angka  presentase penambahan  kadar  serat  rerata  secara  berurutan  0%;  0,25%;  0,5%;  1%  adalah  4692,93  N/mm;  5049,02  N/mm;  5069,44 N/mm; 4761,64 N/mm, dengan nilai maksimum 5090,25 N/mm dengan kadar serat sebesar 0,38%.
Kata Kunci: beton ringan, foam agent, serat seng, kuat lentur, toughness,dan   stiffness
Penulis: Purnawan Gunawan, Wibowo, Rezha Renata
Kode Jurnal: jptsipildd140648

Artikel Terkait :