PENGARUH PENAMBAHAN ELEMEN PELTIER TERHADAP KEMAMPUAN MENJAGA TEMPERATUR PENYIMPANAN VAKSIN DENGAN BERBAHAN DASAR POLIVINIL KLORIDA (PVC)
ABSTRACT: Pemberian vaksin
adalah salah satu cara yang baik untuk memberantas penyakit dan dapat
memperpanjang umur dari hewan ternakserta peliharaan sehingga jumlah hasil
produksi dan pertumbuhan hewan tersebut menjadi lebih baik. Kendala yang muncul
adalah ketika harus membawa vaksin untuk waktu perjalanan ± 2 jam. Termos es
yang biasa digunakan untuk membawa vaksin tidak mampu untuk menjaga kestabilan
temperatur vaksin. Salah satupenelitian ini adalah dengan menggunakan
elemenpeltiersebagai pompa kalor. Telah dilakukan pada penelitian sebelumnya
tentang pengembangan penggunaan elemen peltier ganda sebagai pompa kalor dan
heatsink-fan sebagai pendingin sisi panas peltier untuk menjaga temperatur
ruang vaksin pada kisaran temperatur vaksin (2–8 oC ). Adapun pengembangan yang
dilakukan pada penelitian ini adalah bagaimana pengaruh penambahan elemen
peltier terhadap kemampuan menjaga temperatur penyimpanan vaksin dengan
berbahan dasar polivinil klorida (PVC) yang memiliki konduktivitas panas yang
rendah. Penelitian ini menggunakan termokopel dan DAQ (data akuisisi) untuk
memonitor suhu perubahan vaksin yang telah dimasukkan ke dalam tabung pembawa
vaksin. Dari penelitian ini, peneliti menemukan bahwa suhu vaksin dapat
dipertahankan dengan memberikan daya listrik 72 Watt
Penulis: Marleni Margreth
Nino, Ishak Sartana Limbong, Ben Vasco Tarigan
Kode Jurnal: jptmesindd140415