PENGARUH LEBAR PONDASI DAN JUMLAH LAPIS PERKUATAN GEOGRID TERHADAP DAYA DUKUNG PONDASI MENERUS PADA PEMODELAN LERENG PASIR DENGAN KEMIRINGAN 46O
ABSTRACT: Longsor sering kerap
terjadi, yang utamanya sering terjadi pada daerah dataran tinngi dan lembah.
Dengan kondisi seperti ini, cukup banyak masyarakat khususnya yang berada pada
dataran tinggi membuat pemukiman di lembah maupun di lereng yang sewaktu-waktu dapat
terjadi kelongsoran. Untuk mencegah kelongsoran yang akan terjadi yaitu perlu
digunakan perkuatan pada tanah, contohnya yaitu dengan perkuatan geogrid.
Penelitian dilakukan dengan menggunakan uji model lereng pada tanah pasir
dengan kepadatan relatif 85%. Variasi yang digunakan yaitu variasi lebar
pondasi antara lain 4 cm, 6cm dan 8 cm dan variasi jumlah lapis perkuatan
geogrid yaitu antara lain 1 lapis, 2 lapis dan 3 lapis. Dalam penelitian ini,
lereng terbentuk dalam 7 lapis tanah dengan tinggi pada setiap lapisan yaitu 10
cm. Berdasarkan pada penelitian ini didapatkan hasil yaitu bertambahnya jumlah
lapis perkuatan geogrid lebih dominan daripada bertambahnya lebar pondasi
terhadap peningkatan daya dukung pada lereng.
Kata kunci: daya dukung,
lereng, geogrid, variasi lebar pondasi, variasi jumlah lapis perkuatan geogrid
Penulis: Zulfikar Purnama Rahman,
As'ad Munawir, Harimurti
Kode Jurnal: jptsipildd160163