PENGARUH LAJU ALIRAN MASSA FLUIDA TERHADAP KAPASITAS OIL COOLER PADA SISTEM PELUMASAN SEPEDA MOTOR
Abstrak: Teknologi di dunia
otomotif khususnya pada kendaraan roda dua kini berkembang semakin pesat. Salah
satunya adalah oil cooler yang merupakan alat penukar panas pada sistem
pelumasan sepeda motor. Kapasitas oil cooler dipengaruhi oleh laju aliran massa
fluida. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa pengaruh laju aliran massa
fluida terhadap kapasitas oil cooler pada sistem pelumasan sepeda motor dan
mengevaluasi pengaruh variasi laju aliran massa fluida terhadap koefisien
perpindahan panas sisi luar oil cooler. Penelitian ini menggunakan metode
eksperimen dengan memvariasi laju aliran massa fluida (0,2 l/m, 0,4 l/m, dan
0,6 l/m) pada temperatur fluida masuk yang telah ditentukan (50oC, 60oC, 70oC,
80oC, dan 90oC) serta menjaga temperatur ruangan konstan 30oC. Fluida yang
digunakan yaitu thermo 22 sebagai fluida panas dan udara sebagai fluida sisi
dingin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas penukar panas oil cooler
tertinggi dicapai pada laju aliran massa fluida 0,6 l/m dan temperatur fluida
masuk 70oC dengan laju pelepasan panas oil cooler sebesar 342,36 Watt.
Penulis: Bagus Choiril, I Made
Arsana
Kode Jurnal: jptmesindd150184