PENGARUH JUMLAH SEL PADA HYDROGEN GENERATOR TERHADAP PENGHEMATAN BAHAN BAKAR

Abstrak: Semakin banyaknya kendaraan bermotor menyebabkan semakin sedikitnya cadangan minyak bumi dan pencemaran udara. Salah satu solusi dari permasalahan di atas, dengan cara pemakaian hydrogen generator yang merupakan alat untuk menghemat bahan bakar yang bekerja dengan cara memisahkan senyawa kimia antara gas hidrogen (𝐻2 ) dan oksigen (𝑂2 ) dari molekul air ( 𝐻2𝑂 ) dengan menggunakan arus listrik (elektrolisis).
Proses pembentukan gas hydrogen dan oksigen terjadi dengan cara menggunakan 2 elektroda atau lebih, yang dialiri arus listrik searah. Pada elektroda positif akan terbentuk hydrogen, sedangkan pada elektroda negatif akan terbentuk oksigen. Jumlah dan kecepatan gas hidrogen ( 𝐻2 ) dan oksigen ( 𝑂2 ) yang dihasilkan sangat dipengaruhi antara lain oleh penggunaan katalisator dan besarnya arus listrik yang digunakan. Hydrogen generator yang paling sederhana terdiri dari tabung elektrolisis, sel, dan sistem kelistrikan. Pengujian prestasi hydrogen generator pada mesin dilakukan dengan cara mencatat waktu yang dibutuhkan untuk menghabiskan 50 ml bensin pada saat tanpa memakai hydrogen generator, dan saat memakai hydrogen generator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hydrogen generator dapat menghemat bahan bakar dimana pada pengujian yang telah dilakukan penghematan maksimum saat menggunakan 4 pelat elektroda, yaitu sebesar 18,85 %, dan daya listrik rata-rata yang digunakan 198,3 watt. Dari hasil pengujian tersebut didapat konfigurasi jumlah pelat elektroda yang efektif yaitu, menggunakan 4 pelat dengan gap 1-1.5mm, untuk campuran 1560ml air dengan 2,5 gram soda kue.
Kata kunci: bahan bakar, Hydrogen generator, daya listrik
Penulis: Yudi Eka Risano
Kode Jurnal: jptmesindd130554

Artikel Terkait :