PENGARUH JENIS BENDA KERJA, KEDALAMAN PEMAKANAN DAN KECEPATAN SPINDEL TERHADAP TINGKAT KERATAAN PERMUKAAN DAN BENTUK GERAM BAJA ST. 41 DAN ST. 60 PADA PROSES MILLING KONVENSIONAL
Abstract: Proses pengerjaan
logam dengan mesin milling konvensional adalah salah satu proses dalam
pembuatan komponen atau suku cadang mesin. Untuk meningkatkan suatu hasil
produksi harus diimbangi dengan peningkatan kualitas produksi dan berinovasi.
Untuk mendapatkan hasil yang berkualitas maka perlu adanya penelitian yang
menvariasikan pemilihan jenis benda kerja, kedalaman pemakanan, dan kecepatan
spindel yang tepat pada proses milling konvensional. Jenis penelitian ini
adalah penelitian eksperimen. Dalam penelitian ini benda kerja yang digunakan
sebanyak 18 buah yang mendapatkan
perlakuan berbeda dalam proses pengerjaannya, yaitu dengan variasi jenis benda
kerja ST. 41 dan ST. 60, kedalaman pemakanan 0,2 mm, 0,4 mm, dan 0,6 mm
dengan kecepatan spindel 540 rpm, 910
rpm dan 1500 rpm. Kemudian dari hasil benda kerja sebanyak 18 tersebut
masing-masing akan ditentukan tingkat kerataan permukaan dan dilakukan
pengambilan contoh penyayatan bentuk geram pada masing-masing benda kerja. Hasil dari penelitian ini
menunjukkan bahwa jenis benda kerja, kecepatan spindel dan kedalaman pemakanan
sangat berpengaruh terhadap tingkat kerataan permukaan. Nilai kerataan
permukaan yang terbaik diperoleh dari jenis benda kerja ST. 60 dengan kecepatan spindel 1500 rpm dan
kedalaman pemakanan 0,2 mm. Hal ini menunjukkan pada kecepatan spindel yang
tinggi, kedalaman pemakanan yang terendah dan jenis benda kerja yang liat
(padat) menghasilkan nilai kerataan permukaan yang rendah. Bentuk geram juga
dipengaruhi oleh jenis benda kerja, kecepatan spindel dan kedalaman pemakanan.
Jenis geram yang kontinu adalah geram yang dihasilkan oleh benda kerja liat
(padat) dengan kecepatan spindel yang tinggi dan kedalaman pemakanan yang
rendah. Geram kontinu dihasilkan oleh benda kerja ST. 60, kecepatan spindel
1500 rpm dan kedalaman pemakanan 0,2 mm.
Penulis: LAILI FITRIYAH, ARYA
MAHENDRA SAKTI
Kode Jurnal: jptmesindd140342