PENGARUH CAMPURAN BAHAN BAKAR BIODIESEL DARI MINYAK BIJI JARAK DENGAN SOLAR TERHADAP KINERJA DAN OPASITAS MESIN DIESEL EMPAT LANGKAH
Abstrak: Kebutuhan bahan bakar
minyak dari tahun ke tahun selalu bertambah, sedangkan ketersediaan sumber
energi dari bahan bakar fosil semakin berkurang. Semakin meningkatnya konsumsi
BBM yang dibutuhkan pada proses pembakaran mesin tentu akan berdampak pada
peningkatan kadar emisi gas. Biodiesel merupakan pilihan energi alternatif
untuk menggantikan minyak solar terutama untuk sektor transportasi. Dengan demikian,
bahan bakar yang digunakan harus dapat diperbarui dan ramah lingkungan.
Sumber-sumber energi pengganti BBM yang dapat diperbarui salah satunya adalah
bersumber dari minyak nabati yang berasal dari biji-bijian, yaitu salah satunya
dari minyak jarak pagar (Jatropha Curcas) sebagai bahan bakar untuk mesin
diesel. Karena biji jarak bukan merupakan komoditas yang di konsumsi masyarakat
maupun dimanfaatkan minyaknya untuk makanan (edible oil). Jenis penelitian ini
adalah penelitian eksperimen. Objek dari penelitian ini adalah mesin diesel 4
langkah. Pengujian kinerja mesin menggunakan metode full open throttle valve
dengan standar pengujian berdasarkan SAE J1349 dan standar pengujian kadar
emisi gas buang berdasarkan SAE J1167. Biodiesel ini dicampurkan pada solar
dengan presentase 30%, 40%, 50% dan 60%. Peralatan dan instrumen penelitian
yang digunakan adalah smoke opacymeter, ediccurent chasis dynamometer,
stopwatch, dan gelas ukur. Analisis data menggunakan metode deskriptif. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahan bakar campuran biodiesel dari
minyak biji jarak pagar dengan solar dapat meningkatkan kinerja mesin. Torsi
yang dihasilkan mengalami peningkatan sebesar 14,39% pada campuran B60, daya
yang dihasilkan mengalami peningkatan sebesar 6,24% pada campuran B60, tekanan
efektif rata-rata yang dihasilkan mengalami peningkatan sebesar 11,80% pada
campuran B60 dan konsumsi bahan bakar yang dihasilkan mengalami penurunan
sebesar 18,56% pada campuran B60. Sedangkan untuk opasitas gas buang yang dihasilkan
mengalami penurunan sebesar 39,47% pada campuran B60. Campuran bahan bakar
biodiesel dari minyak biji jarak pagar yang paling baik yaitu pada campuran
B60, karena dapat meningkatkan kinerja dan menurunkan opasitas yang dihasilkan.
Penulis: Mohamad Tajul, Muhaji
Kode Jurnal: jptmesindd150190