Pengaruh Bentuk dan Rasio Kelangsingan pada Tiang Pancang yang Dibebani Lateral
Abstract: Tiang pancang adalah
salah satu jenis pondasi dalam (deep foundation). Pondasi tiang pancang berfungsi
untuk meneruskan beban-beban yang bekerja pada suatu struktur ke dalam tanah.
Kedalaman pemancangan tiang bergantung pada besarnya beban kerja (working
load), jenis tanah, dan spesifikasi tiang yang digunakan. Pada penelitian ini
bentuk tiang pancang yang dianalisis adalah bentuk dengan penampang melintang
(cross section) segiempat dengan dimensi 0.35 m x 0.35 m dan lingkaran dengan
diameter 0.35 m. Panjang tiang pancang yang dianalisis adalah 7.0m, 10.0 m dan
15.0 m. Jenis tanah yang ditinjau adalah tanah non-kohesif ; loose sand, medium
sand dan dense sand. Hasil analisis menunjukkan bahwa kapasitas lateral tiang
pancang beton bentuk persegi lebih besar dibandingan dengan kapasitas lateral
tiang pancang beton bentuk lingkaran dengan perbandingan 17.61 % untuk kondisi
pemancangan pada tanah loose sand, 13.41 % untuk kondisi pemancangan pada tanah
medium sand, 23.24 % untuk kondisi pemancangan pada tanah dense sand. Perubahan
nilai rasio kelangsingan, L/d tidak mempengaruhi besarnya kapasitas lateral
tiang pancang baik untuk tiang persegi maupun tiang lingkaran. Penurunan nilai
rasio kelangsingan, L/d akan memperkecil nilai defleksi lateral pada kepala
tiang baik untuk tiang persegi maupun tiang lingkaran
Penulis: Andrias Suhendra
Nugraha, Puppy Chaerani Mulyadi
Kode Jurnal: jptsipildd150126