PENGARUH ARUS PENGELASAN DAN JENIS ELEKTRODA TERHADAP KEKUATAN TARIK PADA STEEL 42
Abstract: Perbedaan Arus pada
suatu pengelasan merupakan faktor yang dapat mengakibatkan perubahan (hasil
kerja). Pengelasan dengan arus yang lebih kecil dapat merubah tingkat hasil uji
tarik pada suatu pengeleasan dan akan mempengaruhi hasil tingkat uji tarik pada
pengelasan tersebut. Data yang diperoleh melalui penelitian ini dikumpulkan dan
dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan metode spss. Dimana dengan
pengambilan data yaitu dengan cara mengukur tingkat kekuatan tarik (hasil
kerja) pada Steel 42 dengan Elektroda E6010 dan E6013. Kekuatan tarik terendah
yang terjadi pada uji tarik terdapat pada arus terkecil yaitu 90 ampere.
Tingkat perbedaan arus pada penelitian ini sangat berpengaruh. Hal ini dapat
dilihat pada arus 90 ampere terendah terjadi pada penelitian ini yaitu 38,88
kg/mm², 31,26 kg/mm², 31,95 kg/mm² dengan E6010 dan 24,56 kg/mm², 28,14 kg/mm²,
29,03 kg/mm² dengan E6013 Hal ini sesuai dengan asumsi awal bahwa arus rendah
dapat mengurangi tingkat kekuatan uji tarik yang diperoleh kekuatan uji yang
lebih kecil karena dari pengerjaan pengelasan diperoleh data bahwa arus rendah
dapat mempengaruhi kekuatan tarik pada pengelasan E6010 dan E6013 terhadap
Steel 42.
Kode Jurnal: jptmesindd130376