PENERAPAN METODE MONTE CARLO PADA PENJADWALAN PROYEK GEDUNG DINAS SOSIAL KOTA BLITAR
ABSTRACT: Dalam bidang
manajemen proyek, simulasi Monte Carlodigunakan untuk menghitung atau
mengiterasi biaya dan waktu sebuah proyek dengan menggunakan nilai-nilai yang
dipilih secara random dari distribusi probabilitas biaya dan waktu yang mungkin
terjadi dengan tujuan untuk menghitung distribusi kemungkinan biaya dan waktu
total dari sebuah proyek.Sehingga dengan adanya keragaman waktu atau durasi
yang tidak menentu, penjadwalan dengan menggunakan software Microsoft Project
Professional akan memiliki indikator lebih dalam keuntungan dan kerugian proyek
jika menggunakan metode Monte Carlo. Oleh karena itu, salah satu metode
digunakan dalam proses analisis risiko untuk menentukan estimasi waktu proyek,
yaitu metode simulasi Monte Carlo. Metode ini merupakan metode yang umum
digunakan untuk simulasi perhitungan probabilitas membahas aspek risiko dalam
manajemen proyek. Dengan meninjau latar belakang di atas, pada kasus Gedung
Dinas Sosial Kota Blitar maka perlu adanya suatu penelitian untuk mencari
durasi penjadwalan yang dapat diterima dan probabilitas penjadwalan pada
pembangunan gedung tersebut sehingga mendapat perkiraan waktu yang optimal dan
lebih aman.
Pada penelitian ini dilakukan simulasi Monte Carlo pada durasi pekerjaan
optimis, paling disukai, dan pesimis hasil survey pada pihak kontraktor gedung
Dinas Sosial Kota Blitar. Simulasi pada penilitian ini menggunakan software
@Risk dan distribusi data yang di gunakan adalah distrubusi triangular. Durasi
pekerjaan hasil simulasi Monte Carlo kemudian
digunakan untuk melakukan penjadwalan menggunakan softwareMicrosoft
Project Professional. Sehingga di dapatkan jadwal dan kurva S hasil simulasi
Monte Carlo yang selanjutnya akan di analisis dan dibandingkan dengan jadwal
durasi rencana, optimis, paling disukai, dan pesimis. Perbedaan jadwal yang di
analisis dan di bandingkan pada penelitian kali ini adalah pada total durasi
pekerjaan dan besarnya probabilitas selesainya pekerjaan sesuai jadwal.
Hasil dari perbandingan jadwal yang di lakukan pada penelitian kali ini
terdapat perbedaan penjadwalan pada total durasi pekerjaan yakni durasi optimis
selama 119 hari, durasi paling disukai selama 159 hari, durasi pesimis selama
203 hari dan durasi hasil simulasi Monte Carlo selama 169 hari.Perbedaan jadwal
pada proyek Gedung Dinas Sosial Kota Blitar bila dibandingkan dengan
penjadwalan menggunakan metode simulasi Monte Carlo adalah lama durasi dan besarnya probabilitas penyelesaian pekerjaan.
Lama durasi jadwal rencana selama 162 hari dengan probabilitas sebesar 55%.
Sedangkan durasi hasil simulasi Monte Carloselama 169 haridengan probabilitas
sebesar 70%.
Penulis: Royyan Aulabih,
Saifoe El Unas, Kartika P. Negara
Kode Jurnal: jptsipildd160139