OPTIMASI SITE LAYOUT MENGGUNAKAN MULTI-OBJECTIVES FUNCTION (STUDI KASUS PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG BARU FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG TAHAP II)
ABSTRACT: Tata letak lapangan
sangat penting dalam pelaksanaan sebuah proyek konstruksi.Namun, site layout
kurang mendapatkan perhatian penting untuk direncanakan dengan baik dan
optimal.Demikian halnya pada proyek pembangunan gedung baru Fakultas Ilmu
Administrasi Universitas Brawijaya Tahap II.Oleh karena itu, perlu adanya
pembenahan dalam pengaturan site layout. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui
optimum tidaknya bentuk site layout di proyek pembangunan gedung baru Fakultas
Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Tahap II, untuk mengetahui bentuk site
layout yang optimum dari pertimbangan travelling distance (TD) dan safety index
(SI) serta pertimbangan dari gabungan keduanya.
Pada penelitian ini, optimasi dilakukan menggunakan multi-objectives
function. Dalam menentukan penempatan fasilitas proyek dapat dilakukan dengan
dua kondisi dilapangan yaitu equal site layout dan unequal site layout.Equal
site layout yaitu jika dalam suatu proyek jumlah fasilitas sama dengan jumlah
tempat yang tersedia sedangkan unequal site layout yaitu jika jumlah fasilitas
lebih sedikit dari jumlah tempat/lahan yang tersedia dalam proyek (dummy).
Dalam hal ini akan digunakan kondisi equal site layout dalam penelitian. Untuk
mendapatkan site layout yang optimal dan efisien, maka jarak tempuh (Travelling
Distance) harus diminimumkan dan index keamanan (Safety Index) juga harus
diminimalisir agar tingkat kecelakaan yang dialami pekerja yang melalui zona
bahaya juga akan semakin kecil. Site layout yang paling optimal diketahui
dengan cara melakukan pemindahan beberapa fasilitas dalam proyek.
Pemindahan tata letak fasilitas dalam penelitian ini dilakukan sebanyak
empat skenario, dengan masing-masing skenario dicari nilai TD dan
SI.Selanjutnya, didapatkan hasil bentuk site layout yang optimum yang memiliki
nilai TD dan SI terkecil dibandingkan dengan kondisi eksisting. Untuk nilai
travelling distance paling optimum terletak pada skenario 3 dengan nilai TD
sebesar 47025,82 meter sedangkan nilai safety index terletak pada skenario 1
dengan nilai SI sebesar 1017,402. Untuk kondisi site layout paling optimal
sesuai kriteria prioritas kontraktor pelaksana, yaitu 30% untuk nilai traveling
distance dan 70% untuk nilai safety index adalah skenario 1 dengan nilai
sebesar 1,005201.
Kata Kunci: Site Facilities,
Optimasi, Site Layout, Equal Site Layout, Anequal Site Layout, Multi-Objectives
Function, Travelling Distance, Safety Index
Penulis: Rahmat Wahyudi,
Kartika P. Negara, Saifoe El Unas
Kode Jurnal: jptsipildd160156