OPTIMALISASI RANCANG BANGUN MOBIL LISTRIK SEBUAH STUDI KENDARAAN HEMAT ENERGI SEBAGAI BAGIAN SOLUSI ALTERNATIF KRISIS ENERGI DUNIA

ABSTRAK: Kendaraan listrik adalah salah satu jalan keluar atas masalah polusi tersebut. Karena kendaraan listrik sumber tenaganya dari baterai atau sering disebut aki, sehingga kendaraan ini sangat ramah lingkungan atau bisa dibilang “zero emission”. Hal ini dapat mengurangi kadar CO2 dan sejenisnya di udara sebagai bahan kimia yang menyebabkan global warming. PBB dan Negara maju sedang melakukan pengembangan kendaraan ini, dengan harapan di masa depan sudah tidak ada.
Sistem penggerak mobil listrik terdiri dari sistem energi,dan sistem kendali. Sistem energi ini terdiri dari sistem charging dan tempat penyimpanan energi. Sistem kendali menggunakan saklar pembatas yang berhubungan dengan pedal pegas dan rem, di mana sistem ini berfungsi sebagai pengendali dan pengaman yang dapat memutus sistem daya pada saat pengemudi menginjak pedal rem. Mobil ini beroda 4 dan digerakan dengan dynamo DC yang bersumber dari aki. System transmisi vehicle ini menggunakan sprocket – rantai. Sprocket dipasang di poros belakang penghubung poros dan sprocket digunakan keyway (pasak) kemudian poros belakang di pasangkan 2 buah roda. 2 buah roda depan dipasang langsung ke system steering. Pada poros belakang di pasang 1 buah rem cakram motor. Aki dengan spefikasi 12 volt 100 ampere sebanyak 2 buah di pasang secara parallel, akan menghasilkan daya sekitar 2400 watt. Daya tersebut akan di salurkan ke dynamo DC (36 volt, 2,7 HP, 2880 rpm). Prinsip kerja motor searah berdasarkan pada penghantar yang membawa arus ditempatkan dalam suatu medan magnet maka penghantar tersebut akan mengalami gaya.
Kata kunci: zero emission, dynamo, medan magnet
Penulis: Fuad Zainuri, Asep Apriana, Dedi Dwi Haryadi
Kode Jurnal: jptsipildd150107

Artikel Terkait :