MONITORING PROYEK DENGAN METODE MONTE CARLO PADA DURASI PEKERJAAN (STUDI KASUS PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG BANK MUAMALAT INDONESIA CABANG MALANG)
ABSTRACT: Keterlambatan suatu
kegiatan dalam proyek akan mempengaruhi kegiatan yang lain yang menyertainya,
sehingga perlu adanya monitoring agar dapat diketahui sejauh apakah pengaruh
keterlambatan tersebut terhadap kegiatan-kegiatan lain dalam proyek dan
terhadap keseluruhan proyek. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk
monitoring adalah dengan melakukan tracking progres dengan bantuan program
Microsoft Project yang dapat mengetahui keterlambatan aktivitas proyek dan
pengaruhnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui monitoring kurva S
proyek dan kurva S hasil simulasi Monte Carlo, mengamati pengaruh keterlambatan
pelaksanaan proyek dan membandingkan monitoring dan tracking terhadap jadwal
proyek serta jadwal hasil simulasi Monte Carlo.
Pada penelitian ini dilakukan simulasi Monte Carlo pada durasi pekerjaan
optimis, paling disukai, dan pesimis hasil survey pada pihak kontraktor Gedung
Bank Muamalat Indonesia Cabang Malang. Simulasi pada penelitian ini menggunakan
software @Risk dan distribusi data yang di gunakan adalah distrubusi
triangular. Durasi pekerjaan hasil simulasi Monte Carlo kemudian digunakan
untuk melakukan penjadwalan menggunakan softwareMicrosoft Project Professional.
Sehingga di dapatkan jadwal dan kurva S hasil simulasi Monte Carlo yang
selanjutnya akan di analisis dan dibandingkan dengan jadwal dan kurva S dari
proyek. Adapun analisis dilakukan dengan cara monitoring dan tracking dan
membandingkan monitoring proyek dengan bobot biaya seperti pada umumnya dan
monitoring dengan bobot durasi proyek.
Hasil dari monitoring yang di lakukan pada penelitian kali ini terdapat
perbedaan penjadwalan pada total durasi pekerjaan yakni durasi rencana proyek
selama 192 hari dan durasi hasil simulasi Monte Carlo selama 216 hari.
Berdasarkan simulasi Monte Carlo yang dilakukan diketahui probabilitas jadwal
rencana proyek sebesar 30 % dan untuk jadwal hasil simulasi adalah sebesar 80
%. Dengan monitoring proyek menggunakan bobot durasi lebih mengetahui
kemungkinan keterlambatan proyek dan dapat mengamati aktivitas kritis yang ada.
Penulis: M. Azharul Fikri,
Saifoe El Unas, Achfas Zacoeb
Kode Jurnal: jptsipildd160141