KEKUATAN DAN KETAHANAN LAPIS PADA TIPIS CAMPURAN ASPAL PANAS DENGAN RETONA BLEND 55

Abstrak: Pertumbuhan ekonomi menyebabkan pergerakan masyarakat semakin meningkat. Sebagian besar pergerakan masyarakat di-tempuh melalui jalur darat sehingga pemeliharaan secara berkala  dibutuhkan untuk mempertahankan  kondisi perkerasan yang layak. Pemeliharaan lapis permukaan jalan pada saat ini umumnya dikerjakan dengan ketebalan yang cukup tinggi se-hingga menimbulkan persoalan baru. Untuk itu dibutuhkan adanya inovasi yang salah satunya dengan lapis tipis campuran aspal panas. Lapis  tipis campuran aspal panas merupakan lapis permukaan yang sangat tipis seperti permukaan dressing dan slurries, lapis permukaan tipis ini memiliki ketebalan dari 25 mm sampai 40 mm. Dari sisi penggunaan aspal digunakan retona blend 55. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan dan ketahanan pada lapis tipis campuran aspal panas den-gan retona blend 55 ditinjau dari uji kuat tarik tidak langsung, uji kuat tekan bebas dan uji permeabilitas.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen yang dilaksanakan di Laboratorium Jalan Raya, Juru-san Teknik Sipil, UNS. Pembuatan campuran menggunakan gradasi North Carolina. Pengujian campuran meliputi pengujian kuat tarik tidak langsung, kuat tekan bebas dan permeabilitas pada kondisi kadar aspal optimum. Selain aspal retona blend 55 digunakan aspal penetrasi 60/70 sebagai pembanding.
Hasil analisis terhadap benda uji, campuran yang menggunakan aspal retona blend 55 dengan kadar aspal optimum 5,87%, pa-da pengujian kuat tarik tidak langsung menghasilkan nilai ITS 260,4511 KPa atau mengalami peningkatan sebesar 21,9% di-bandingkan menggunakan aspal penetrasi 60/70 dengan kadar aspal optimum sebesar 5,81%. Pada pengujian kuat tekan be-bas pada campuran dengan kadar aspal optimum, benda uji yang menggunakan aspal retona blend 55 menghasilkan nilai UCS 1062,1402 KPa atau mengalami peningkatan sebesar 21,24% dibandingkan menggunakan aspal penetrasi 60/70. Pada pen-gujian permeabilitas pada campuran dengan kadar aspal optimum, benda uji yang menggunakan aspal retona blend 55 meng-hasilkan koefisien permeabilitas sebesar 8,367 x10-4 cm/detik atau mengalami penurunan kekedapan sebesar 30,53% diban-dingkan menggunakan aspal penetrasi 60/70.
Kata Kunci: Lapis Tipis, Aspal Retona Blend 55, Kuat Tarik Tidak Langsung, Kuat Tekan Bebas, Permeabilitas
Penulis: Ary Setyawan, Sanusi, Galih Fajar Sujatmiko
Kode Jurnal: jptsipildd140694

Artikel Terkait :