KARAKTERISTIK THIN SURFACING HOT MIX ASPHALT DITINJAU DARI NILAI MARSHALL, KUAT TARIK LANGSUNG, KUAT TEKAN BEBAS, DAN PERMEABILITAS

Abstrak: Perkerasan jalan yang paling umum digunakan di Indonesia adalah perkerasan lentur, perkerasan lentur yang terbebani oleh volume  lalu  lintas  yang  tinggi  dan  berulang  akan  menyebabkan  terjadinya  penurunan  kualitas  jalan  atau  kerusakan  jalan. Metode yang umum digunakan untuk perbaikan dan pemeliharaan adalah overlay, namun perbaikan dengan metode overlay akan menimbulkan suatu masalah baik terhadap aspek lingkungan maupun aspek ekonomi. Penerapan Thin Surfacing Hot Mix Asphalt (TSHMA)merupakan salah satu metode perbaikan menggunakan lapis tipis yang dapat menghemat bahan dan biaya. Penelitian  campuran  TSHMAmenggunakan  metode  eksperimen  di  laboratorium.  Gradasi  campuran  TSHMAditentukan berdasarkan nilai stabilitas tertinggi dengan cara melakukan pengujian Marshall kepada 5 jenis varian gradasi dari National Asphalt Pavement Association, North Carolina. Kadar aspal optimum didapat dengan melakukan pengujian Marshall terhadap 5 varian job mix dengan kadar aspal (Pb-1)%, (Pb-0,5)%, (Pb)%, (Pb+0,5)%, (Pb+1)%. Aspal yang digunakan adalah Aspal penetrasi  60/70.  Pengujian  kuat  tarik  tidak  langsung  /  ITS  (indirect  tensile  strength),  kuat  tekan  bebas  /  UCS  (unconfined compressive strength), dan permeabilitas (water permeability) dilakukan terhadap campuran TSHMA dengan kadar aspal optimum pada gradasi terbaik. Pengujian Marshallterhadap 5 varian gradasi menunjukkan bahwa gradasi medium memiliki stabilitas terbesar. Kadar aspal optimum yang didapat setelah pengujian Marshall kepada 5 varian kadar aspal adalah 5,66%. TSHMA dapat  digunakan  sebagai  perkerasan  di  Indonesia  karena  telah  memenuhi  standart  LASTON  AC-WC  Bina  Marga  2010. Campuran  TSHMA  memiliki  nilai  stabilitas,  ITS,  regangan,  modulus  elastisitas,  dan  permeabilitas  yang  lebih  besar dibandingkan dengan campuran panas AC.Campuran TSHMA memiliki nilai UCS yang lebih kecil dibandingkan dengan campuran panas AC.
Kata kunci: Thin Surfacing Hot Mix Asphalt, TSHMA, Marshall, ITS, UCS, Permeabilitas
Penulis: Anang Prasetyo, Ary Setyawan, Djoko Sarwono
Kode Jurnal: jptsipildd140722

Artikel Terkait :