Kajian Eksperimental Kekasaran Permukaan Polymer Ertalone 6SA Pada Proses Milling
Abstract: Polymer Ertalone 6SA
digunakan sebagai bahan pengganti material sintered bronze untuk produk
bushing, karena ia memiliki kekuatan material yang sama baiknya, serta biaya
produksi yang relatif lebih rendah. Produk bushing menuntut untuk memiliki
nilai kekasaran permukaan yang rendah atau halus. Guna menghasilkan kekasaran
permukaan yang baik, parameter pemotongan pada proses pemesinan memberi
pengaruh yang significant. Penelitian ini dilakukan untuk melakukan kajian
terhadap nilai kekasaran permukaan bahan polymer Ertalone 6SA yang dilakukan
proses milling dalam membentuk permukaan sesuai dengan bentuk dan dimensi yang
diinginkan. Metode yang dilakukan merupakan proses milling dengan menggunakan
mesin Milling CNC, adapun jenis mata pahat yang digunakan adalah end milling
HSS. Eksperimen dilakukan dengan memvariasikan parameter pemotongan pada proses
pemesinan dan melakukan proses pemotongan side milling, hasil pemotongan yang
terjadi pada permukaan benda kerja di ukur untuk mengetahui nilai kekasaran
permukaan yang diperoleh. Pengukuran nilai kekasaran permukaan benda kerja
dilakukan dengan menggunakan alat ukur surfacet test Mitutoyo. Dari penelitian
yang telah dilakukan diketahui bahwa nilai kekasaran permukaan material Polymer
Ertalone 6SA yang paling baik diperoleh pada variasi kecepatan potong (Vc) 140
m/min, kecepatan pemakanan (Vf) 300 mm/min, dan kedalaman pemakanan (a) sebesar
0,4 mm dengan nilai kekasaran permukaan (Ra) sebesar 0,722 ?m, dalam melakukan
proses pemesinan material Polymer Ertalone 6SA diperlukan coolant untuk
mencegah terjadinya Build Up Edge (BUE) pada mata pahat.
Penulis: Sobron Lubis, Rosehan,
Kevin Nataniel
Kode Jurnal: jptmesindd140550