EVALUASI KINERJA STRUKTUR GEDUNG 10 LANTAI DENGAN ANALISIS PUSHOVER TERHADAP DRIFT DAN DISPLACEMENT MENGGUNAKAN SOFTWARE ETABS (STUDI KASUS: HOTEL DI WILAYAH SURAKARTA)
Abstrak: Gempa Bumi atau
seisme banyak diartikan sebagai getaran atau guncangan yang timbul di permukaan
bumi yang terjadi kare-na adanya pergerakan lempeng bumi. Bumi memiliki
lempeng-lempeng yang suatu saat akan bergerak karena adanya tekanan atau energi
dari dalam bumi. Lempeng-lempeng tersebut bisa bergerak menjauh (divergen),
mendekat (konvergen) atau melewati (transform). Gerakan lempeng-lempeng
tersebut bisa dalam waktu yang lambat maupun dalam waktu yang cepat. Dalam
pros-es gempa bumi ada yang dikenal dengan hiposentrum dan episentrum.
Hiposentrum adalah titik pusat gempa yang berada didalam bumi
sedangkan episentrum adalah
titik di permukaan
bumi yang berada
tepat di atas
hiposentrum. Pengaruh gempa harus
ditinjau dalam perencanaan
struktur gedung serta
berbagai bagian dan
peralatannya secara umum.
Akibat pengaruh gempa rencana, struktur gedung secara keseluruhan harus
masih berdiri, walaupun sudah berada dalam kondisi di ambang keruntuhan. Dalam
menganalisis struktur bangunan gedung tahan gempa metode yang digunakan adalah
Performance Based Sismic Design (PBSD) dan Performance Based Sismic Evaluation
(PBSE).Evaluasi pada PBSD adalah salah satunya dengan analisis nonlinier
pushover. Tujuan analisis pushover adalah untuk memperkirakan gaya maksimum dan
deformasi yang terjadi serta untuk memperoleh informasi bagian mana saja yang
kritis. Penelitian yang digunakan ini adalah analisis nonlinier pushover,
menggunakan program ETABS. Metode penelitian diawali dengan pemodelan struktur
3 dimensi dengan menggunakan software ETABS sesuai shopdrawing. Setelah
pemodelan dilakukan analisis perhitungan pembebanan pada struktur tersebut
berupa beban mati, beban hidup dan beban tambahan. Pada static pushover case
dibuat dua macam pembebanan, dimana
yang pertama adalah pembebanan akibat
beban gravitasi. Dan pola yang kedua memberi beban secara berangsur-angsur
adalah sesuai dengan mode pertama struktur. Hasil pushover disimpan secara
multiple statis dengan jumlah minimum 5 steps dan maksimum 1001 steps. Hasil
analisis diperoleh nilai drift pada arah
x adalah 0,00312 dan pada arah y adalah 0,00298. Nilai maksimal in-elastic
drift pada arah x adalah 0,00310 dan arah y adalah 0,00297. Menurut ATC-40,
nilai level kinerja termasuk Immediate Occupancy.
Penulis: Ary Marwanto, Agus
Setiya Budi, Agus Supriyadi
Kode Jurnal: jptsipildd140677