Evaluasi Geser Dasar Minimum pada SNI 1726-2012
Abstract: Terdapat cukup
banyak perubahan pada SNI 1726-2012, salah satunya adalah adanya persyaratan
batas geser dasar minimum (minimum base shear) yang tidak ada pada peraturan
sebelumnya. Metode yang akan dilakukan adalah bangunan gedung dengan
klasifikasi ketinggian rendah, sedang dan tinggi akan dianalisis dengan
menerapkan geser dasar minimum dan tanpa geser dasar minimum. Analisis yang
akan digunakan adalah analisis ragam spektrum respons (Respons Spectrum
Analysis, RSA), analisis respons riwayat waktu (Time History Analysis, THA) dan
analisis respons riwayat waktu non linier (Non Linear Time History Analysis,
NLTHA). Hasil analisis menunjukkan bahwa pada peraturan SNI 1726-2012 dengan
adanya persyaratan batasan geser dasar minimum dapat menjamin kinerja struktur
sesuai dengan yang diharapkan. Kekhawatiran adanya batasan geser dasar minimum
pada SNI 1726-2012 akan membuat desain menjadi tidak ekonomis, ternyata tidak
terbukti karena tidak memberikan pengaruh signifikan pada hasil desain,
khususnya untuk bangunan dengan kategori ketinggian rendah dan sedang. Untuk
bangunan dengan klasifikasi bangunan tinggi, analisis dan desain dengan
memperhitungkan syarat batasan geser dasar minimum dan tanpa memperhitungkan
geser dasar minimum dapat memberikan hasil desain yang baik, tetapi pengecekan
pada Level Kinerja (Performance Level) sesuai dengan story drift menunjukkan
bahwa analisis dengan memperhitungkan syarat geser dasar minimum memberikan
hasil dengan level kinerja yang cukup baik yaitu Immediate Occupancy (IO)
hingga Damage Control (DO), sedangkan tanpa memperhitungkan geser dasar minimum
memberikan hasil dengan level kinerja yang kurang baik yaitu Life Safety (LS)
hingga Structural Stability (SS). Sedangkan pada level kinerja elemen struktur,
analisis tanpa memperhitungkan geser dasar minimum menyebabkan banyak elemen
struktur yang berada pada level kinerja Collapse Prevention (CP).
Kata kunci: minimum base
shear, respons spectrum analysis (RSA),time history analysis (THA), non linear
time history analysis (NLTHA), SNI 1726-2012
Penulis: Johnny Setiawan,
Isandi Imran
Kode Jurnal: jptsipildd140734