Eksperimental Karakteristik Pressure Drop Pada Sambungan T (Tee) Contraction Untuk Posisi Searah Dengan Variasi Sudut Kemiringan
Abstract: Penerapan
pinsip-prinsip mekanika fluida dapat dijumpai pada bidang industri,
transportasi dan lainnya. Namun dalam penggunaannya selalu terjadi kerugian
energi. Dengan mengetahui kerugian energi pada suatu sistem yang memanfaatkan
fluida mengalir sebagai media, akan menentukan tingkat efesiensi penggunaan
energi.Bentuk-bentuk kerugian energi pada aliran fluida antara lain dijumpai
pada aliran dalam pipa. Kerugian-kerugian tersebut diakibatkan oleh adanya
gesekan dengan dinding, perubahan luas penampang, sambungan, katup-katup,
belokan pipa. Dalam perencanaan suatu sistem aliran, sulit dihindari adanya
suatu sambungan, salah satunya sambungan T (tee). Besar kecilnya kehilangan
energi dan penurunan tekanan yang terjadi pada aliran yang melalui sambungan T
(tee) tersebut dipengaruhi oleh posisi sambungan T (tee) yang dipasang.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pressure drop pada
sambungan T (tee) contraction untuk posisi searah dengan variasi sudut
kemiringan 00,100,200,300,400. Penelitian dalam skripsi ini dilaksanakan di
laboratorium mekanika fluida Jurusan Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Teknik
Universitas Negeri Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah adalah
secara eksperimen, yaitu suatu metode yang mengusahakan timbulnya
variabel-variabel dan selanjutnya dikontrol untuk dilihat pengaruhnya.
Eksperimen dilakukan terhadap fluida air yang dialirkan melalui pipa PVC
(Polivinil clorida) berdiameter 1 inchi dengan diameter sambungan T (tee) 1x
inchi dan 1x inchi yang dipasang secara searah horizontal dengan variasi
kemiringan, kemudian dilakukan beberapa kali pengukuran tekanan pada sebelum
dan sesudah sambungan T(tee) menggunakan manometer segaris pada sistem
perpipaan. Kondisi demikian kemudian diuji pengaruhnya terhadap pressure drop
pada aliran tersebut dengan variasi debit air. Dari hasil penelitian ini dapat
di simpulkan bahwa Pada aliran fluida sebelum memasuki sambungan T(tee)
contraction dengan variasi sudut kemiringan mengalami peningkatan pressure drop
yang sama. Pada aliran fluida setelah memasuki sambungan T (tee) contraction
dengan variasi sudut kemiringan pada bilangan Reynolds yang sama, terjadi
peningkatan pressure drop. Pada aliran fluida setelah memasuki sambungan T
(tee) contraction dengan variasi sudut kemiringan dengan luas penampang 1 inchi
pada bilangan-bilangan Reynolds tertentu terjadi peningkatan pressure drop yang
tidak teratur. Pada aliran fluida setelah memasuki sambungan T (tee)
contraction dengan variasi sudut kemiringan dengan luas penampang ¾ inchi dan ½
inchi mengalami peningkatan pressure drop Pada pipa yang luas permukaanya lebih
kecil menghasilkan pressure drop lebih besar.
Penulis: Mohammad Saifuddin Z,
Priyo Heru Adiwibowo
Kode Jurnal: jptmesindd130386