EKSPERIMENTAL KARAKTERISTIK PRESSURE DROP PADA SAMBUNGAN T (TEE) UNTUK POSISI FRONTAL DENGAN VARIASI KEMIRINGAN UNTUK SISTEM PERPIPAAN
Abstrak: Sistem perpipaan
merupakan bagian yang
selalu ada dalam
industri masa kini,
misalnya industri gas, pengilangan minyak,
industri air minum,
Dalam perencanaan suatu
sistem perpipaan, sulit
dihindari adanya suatu sambungan, salah
satunya sambungan T
(tee). Adanya sambungan
T (tee) dalam
suatu saluran akan
menyebabkan terjadinya
kehilangan energi dan
penurunan tekanan pada
aliran. Besar kecilnya
kehilangan energi dan
penurunan tekanan yang terjadi
pada aliran yang
melalui sambungan T
(tee) tersebut dipengaruhi
oleh posisi sambungan
T (tee) yang dipasang. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pressure drop pada sambungan tee
untuk posisi frontal dengan variasi
sudut kemiringan 15˚,
30˚, 45˚, 60˚,
75˚. Penelitian dalam
ini dilaksanakan di
laboratorium mekanika fluida Jurusan
Pendidikan Teknik Mesin
Fakultas Teknik Universitas
Negeri Surabaya. Metode
penelitian yang digunakan adalah adalah secara eksperimen, yaitu suatu
metode yang mengusahakan timbulnya variabel-variabel dan selanjutnya dikontrol
untuk dilihat pengaruhnya. Eksperimen dilakukan terhadap fluida air yang
dialirkan melalui pipa PVC
(Polivinil clorida) berdiameter
1 inchi dengan
sambungan T (tee)
yang dipasang secara
frontal dengan variasi kemiringan,
kemudian dilakukan beberapa
kali pengukuran tekanan
pada sebelum dan
sesudah sambungan T (tee) menggunakan manometer segaris pada
sistem perpipaan. Kondisi demikian kemudian diuji pengaruhnya terhadap pressure
drop pada aliran tersebut dengan variasi debit air. Dari hasil penelitian ini
dapat di simpulkan bahwa semakin tinggi perbedaan elevasi maka akan
semakin besar pressure drop yang
dihasilkan. Untuk sambungan T (tee) keluaran ke
bawah, pressure drop
terbesar terjadi pada
sudut kemiringan 75˚
sedangkan pressure drop
terkecil pada sudut kemiringan 15˚.
Tetapi untuk peningkatan
pressure drop pada sudut 15˚
cenderung lebih signifikan
daripada peningkatan
pressure drop pada sudut 30˚, 45˚, 60˚, dan 75˚. Sedangkan
pressure drop pada sambungan T sudut 15˚ keluaran ke atas
lebih besar daripada keluaran ke bawah, hal ini membuktikan jika aliran
menurun, gravitasi membantu aliran sehingga pressure drop kecil.
Penulis: Latif Anshori, Priyo
Heru Adiwibowo
Kode Jurnal: jptmesindd130369