EFEK KADAR LUMPUR TERHADAP KEKUATAN BETON GEOPOLIMER
Abstrak: Telah diuji efek
kadar lumpur (material lolos saringan No. 200) pada agregat kasar dan agregat
halus terhadap karakteristik beton geopolimer. Penelitian dilakukan terhadap
agregat dengan kadar lumpur bervariasi 0.94%, 2.4%, dan 4.8% terhadap berat
agregat gabungan (agregat halus dan agregat kasar). Beton geopolimer dibuat
dengan komposisi campuran w/b = 0,25, NaOH 10 M, dan perbandingan Na2SiO3 :
NaOH = 2 : 1, serta perbandingan antara agregat kasar : agregat halus = 65 % :
35 %. Pada beton segar dilakukan uji workability dengan alat slump, pada umur
7, 14 dan 28 hari dilakukan pengujian kuat tekan, sedangkan uji kuta tarik
belah dan kuat tarik lentur diuji pada umur 28 hari.
Dari hasil penelitian, semakin tinggi kadar lumpur pada agregat, kuat
tekannya semakin rendah. Dengan kadar lumpur 2,4% dan 4,8% pada umur 28 hari
perbedaan kuat tekannya dibandingkan dengan kadar lumpur 0.94 % turun sebesar
21.3 % dan 45.8%. Demikian pula kuat tarik belahnya jika dibandingkan dengan
kuat tarik pada kadar lumpur 0.94 %, pada kadar lumpur 2,4% dan 4,8% kuat tarik
belahnya turun sebesar 19.47 dan 25.18 % dan kuat tarik lenturnya pada kadar
lumpur 2,4% dan 4,8% turun sebesar 22.34 dan 42.78 %, dibandingkan kuat tarik
lentur pada kadar lumpur 0.94 %.
Penulis: Djedjen Achmad
Kode Jurnal: jptsipildd150463