BALOK BETON BERTULANGAN EKSTERNAL
Abstract: Tujuan penelitian
untuk mengetahui kapasitas dukung balok beton dengan pemasangan tulangan lips
channel di luar dengan penambahan mur dan baut. Penelitian ini menggunakan 5
benda uji sebagai sampelnya, yaitu B- Ø16-170= balok dengan tulangan besi polos
Ø16 dan sengkang praktis jarak 170 mm, B-LC-875= dengan tulangan lips channel,
sengkang praktis jarak 875 mm dan tanpa baut, B-LC-170= dengan tulangan lips
channel, sengkang praktis jarak 170 mm dan tanpa baut, B-LC-170+BL= dengan
tulangan lips channel, sengkang praktis jarak 170 mm dan baut lurus sejajar
jarak 80 mm dan B-LC-170+BZ= dengan tulangan lips channel, sengkang praktis
jarak 170 mm dan baut zig-zag jarak 80 mm. Pengujian balok bertulangan
eksternal dilakukan di laboratorium dengan memberi beban terpusat di tengah
balok, kemudian diamati perilaku balok saat menerima beban. Hasil pengujian
akan didapatkan nilai P (beban), Δ (lendutan), grafik hubungan waktu-beban,
hubungan tegangan-regangan, hubungan beban-lendutan dan hubungan
lendutan-tegangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa balok bertulangan
eksternal B-LC-170, B-LC-170+BL dan B-LC-170+BZ memiliki nilai kuat geser (Vu)
yang lebih besar dari balok B-Ø16-170. Kuat geser aktual (Vu) pada balok
B-LC-170 meningkat sebesar 17,45% terhadap balok B-Ø16-170, balok B-LC-170
meningkat sebesar 16,94% terhadap balok B-Ø16-170 dan balok B-LC-170+BZ
meningkat sebesar 22,22% terhadap balok B-Ø16-170. Balok B-LC-875 mengalami
penurunan dikarenakan balok mengalami slip pada beban 26kN. Balok B-LC-170+BZ
memiliki nilai Vu yang lebih besar dari pada balok bertulangan eksternal yang
lainnya, dengan demikian pemasangan baut zig-zag lebih optimal menahan beban
dari pada baut lurus sejajar.
Penulis: SUHAD SUSANTO, ANDANG
WIDJAJA
Kode Jurnal: jptsipildd140544