ANALISIS TINGKAT PELAYANAN JALAN (Studi Kasus Jalan Medan–Banda Aceh km 254+800 s.d km 256+700)
ABSTRACT: Jalan raya
Medan–Banda Aceh adalah jalan raya lintas sumatera yang berupa jalan dua lajur
dua arah tak terbagi (2/2 UD) yang menghubungkan antar kota baik dalam provinsi
dan diluar provinsi. Peningkatan volume lalu lintas harus di imbangi dengan
peningkatan tingkat pelayanan jalan. Hasil volume lalu lintas harian rata-rata
yang didapatkan selama 3 hari, untuk hari minggu 1240 smp/jam hari senin 1048
smp/jam dan hari jum’at 1168 smp/jam. Volume puncak selama 3 hari terjadi pada
sore hari pada pukul 17.00–18.00 WIB. Sebagian besar jenis kendaraan yang
mendominasi pada Jalan Medan–Banda Aceh km 254+800 s.d 256+700 adalah kendaraan
ringan (LV) dan sepeda motor (MC) yaitu volume totalnya 14206 smp/hari dan
13068,3 smp/hari sedangkan volume total kendaraan berat (HV) adalah 3844,4
smp/hari. Kecepatan rata– rata kendaraan setempat pada sore hari lebih lambat
dari pagi hari karena volume lalu lintas puncak terjadi pada sore hari. Total
kecepatan rata-rata hari minggu dan senin yaitu 44,19 km/jam dan 42,19 km/jam
lebih besar dari kecepatan arus bebas menurut MKJI yaitu 40,49 km/jam yang
berarti dalam segi ini masih dalam kategori aman. Kapasitas jalan sebesar
2802,38 smp/jam. Derajat kejenuhan yang diperoleh yaitu 0,36 < 0,75 masih
berada dalam level aman (MKJI 1997) serta menunjukkan juga bahwa tingkat
pelayanan jalan (Level of Service/LOS) yang diperoleh dalam kategori kelas B
yaitu arus lalu lintas masih stabil tapi kecepatan mulai terbatas.
Penulis: Lis Ayu Widari, Said
Jalalul Akbar, Rizky Fajar
Kode Jurnal: jptsipildd150300