ANALISIS SIMPANG KOORDINASI DI SEPANJANG JALAN VETERAN
Abstrak: Dewasa ini,
pertumbuhan jumlah kendaraan di Indonesia semakin meningkat termasuk di kota
Surakarta. Hal tersebut dapat menyebabkan kemacetan. Salah satu cara untuk
mengurangi masalah kemacetan adalah dengan pemasangan lampu lalu lintas
(Traffic signal) pada daerah simpang terutama di perkotaan. Jalan Veteran
merupakan jalan mayor yang terdapat tiga simpang yang saling berdekatan, dan
terdapat sekelompok pergerakan kendaraan yang berjalan bersamaan (platoon) yang
mengalami tundaan pada tiap simpang, sehingga jika dikoordinasikan dapat
mengantarkan pengendara melalui ketiga simpang tersebut tanpa mendapatkan lampu
merah dengan kecepatan yang telah ditentukan (kecepatan green wave). Penelitian
dilakukan untuk mengetahui besar waktu siklus lampu lalu lintas, kinerja
simpang semua simpang di sepanjang Jalan Veteran sebelum dan sesudah
koordinasi, dan besar kecepatan green wave. Lokasi penelitian berada di sepanjang
Jalan Veteran yaitu di simpang Kapten Mulyadi, simpang Brigjend Sudiarto, dan
simpang Yos Sudarso kota Surakarta. Metode perhitungan kinerja simpang
berdasarkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Data simpang diambil
pada jam sibuk yaitu pukul 07.00-09.00 dan 15.00-17.00 WIB pada hari kerja.
Besar waktu siklus eksisting pada simpang Kapten Mulyadi (86 detik), Brigjend
Sudiato (96 detik), dan Yos Sudarso (99 detik), sedangkan waktu siklus
koordinasi yaitu sebesar 96 detik untuk ketiga simpang. Hasil perhitungan
kinerja simpang koordinasi pada jalan mayor dapat diketahui bahwa nilai derajat
kejenuhan setelah dikoordinasikan mengalami penurunan rata-rata sebesar 19,55 %
pada pagi hari dan 8,03 % pada sore hari. Panjang antrian setelah dikoordinasikan
mengalami penurunan rata-rata sebesar 12,09 % pada pagi hari dan 8,88 % pada
sore hari. Jumlah tundaan setelah dikoordinasikan mengalami penurunan rata-rata
sebesar 28,34 % pada pagi hari dan 20,22 % pada sore hari. Kecepatan green wave
untuk dapat melewati simpang Kapten Mulyadi-Yos Sudarso dan sebaliknya adalah
30 km/jam pada lalu lintas pagi hari, dan 25 km/jam untuk lalu lintas sore
hari.
Penulis: Hilyatuz Zakiya, Agus
Sumarsono, Slamet Jauhari Legowo
Kode Jurnal: jptsipildd150302