ANALISIS ROUTING ALIRAN MELALUI RESERVOIR (STUDI KASUS WADUK DIPONEGORO)
Abstrak: Waduk Diponegoro
dibangun di Kali Krengseng/Seketak yang berada dalam wilayah Kampus Universitas
Diponegoro dan Lokasinya kurang lebih 250 m sebelah utara Stadion UNDIP. Kali
Krengseng/Seketak sampai pada lokasi Waduk Diponegoro memiliki luas daerah tangkapan
air (DTA) sekitar 1024 Ha dengan panjang sungai ± 8 km, merupakan salah satu
anak sungai Kali Pengkol. Sebagian berdasarkan pada prinsip kekekalan masa dan
momentum, untuk mendapatkan jawaban yang baik tentang hubungan antara debit
masuk kolam penampungan, perubahan level air di kolam penampungan/waduk, dan
debit yang keluar dari waduk. Perhitungan penelusuran banjir di waduk sangat
tergantung dari volume waduk per level atau karakteristik kolam penampungan,
dimensi pelimpah waduk, operasional air di waduk bagi pemakai air dari waduk
tersebut. Permasalahan yang dihadapi adalah bagaimana cara mengendalikan banjir
yang terjadi pada saat musim penghujan dan pada saat musim kemarau tidak
mengalami kekeringan. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk menganalisa
penelusuran banjir aliran sehingga mengetahui efektifitas fungsi bendungan
sebagai bangunan pengendali banjir.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif
kuantitatif. Metode ini berupa pengumpulan data, analisis data, dan
interpretasi hasil analisis untuk mendapatkan informasi guna pengambilan
keputusan dan kesimpulan.
Berdasarkan hasil analisa mengenai banjir rencana Waduk Diponegoro dengan
menggunakan metode Flood Routing, maka dapat menyimpulkan bahwa Waduk Diponegoro
efektif sebagai pengendalian banjir dengan kala ulang 100 tahun, berdasarkan
hasil penelusuran elevasi puncak bendungan mampu menurunkan debit banjir
sebesar 33.799 m³/dt menjadi 20.597 m³/dt.
Penulis: Adhi Susilo, Siti
Qomariyah, Agus Hari Wahyudi
Kode Jurnal: jptsipildd160022