ANALISIS INVESTASI BANGUNAN GEDUNG (Studi Kasus Pada Proyek Pembangunan Gedung Rawat Inap RSUP Dr. Kariadi Semarang)
Abstrak: Jumlah penduduk Kota
Semarang menurut Profil Kependudukan Kota Semarang oleh BPS sampai dengan akhir
Desember tahun 2012 sebesar : 1.628.590 jiwa, terdiri dari 798.467 jiwa
penduduk laki-laki dan 830.123 jiwa penduduk perempuan. Dengan jumlah
sebesar itu Kota
Semarang masih termasuk
dalam 5 besar
Kabupaten/Kota yang mempunyai
jumlah penduduk terbesar di
Jawa Tengah. Dengan
data tersebut diatas
maka Potensi permasalahan
yang muncul akibat pertumbuhan penduduk juga akan semakin
besar. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis kelayakan
bangunan gedung pada
pembangunan gedung baru
rumah sakit Umum Pusat Dr.
Kariadi Semarang. Adapun alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini
adalah dengan menggunakan Studi Kelayakan Aspek Keuangan yaitu dengan metode
Net Present Value ( NPV ) Internal Rate of Return ( IRR ), Revenue Cost Ratio (
RCR ), Return On Investmen (ROI), Return On Equity (ROE ). Dari penilaian
kelayakan investasi yang dilakukan didapatkan hasil yaitu NPV positif sesuai
yang diharapkan, yaitu sebesar Rp. 119.061.977.112,00. RCR diperoleh sebesar
1,162 > 1, IRR yang diperoleh adalah sebesar 16,000242 % lebih besar dari suku
bunga komersil 12%, BEP diperoleh dalam jangka waktu 11 tahun 9 bulan 9 hari,
lebih cepat dari masa pengembalian modal pinjaman yaitu 15 tahun, BEP Okupansi
diperoleh 53,96 %, ROI sebelum pajak diperoleh 1,213 > 1, ROI setelah pajak
diperoleh 1,033 > 1, dan ROE diperoleh 1,385 > 1. Dengan hasil yang diperoleh
maka dapat disimpulkan bahwa penanaman modal untuk proyek gedung baru IRNA
RSUP.Dr.Kariadi Semarang layak untuk di investasikan.
Penulis: Hafiedz Akbar A,
Sugiyarto, Budi Laksito
Kode Jurnal: jptsipildd140653