ANALISIS HIDROGRAF ALIRAN DAERAH ALIRAN SUNGAI TIRTOMOYO DENGAN BEBERAPA METODE HIDROGRAF SATUAN SINTETIS
Abstrak: Kontribusi air dari
DAS Tirtomoyo terhadap Waduk Gajah Mungkur Wonogri belum dapat diketahui cara
yang tepat untuk digunakan. Salah satu cara untuk mengetahui besarnya debit
banjir di DAS Tirtomoyo adalah dengan memprediksi besarnya aliran dari data
hujan yang ada, oleh karena itu data hujan sebagai masukan utama proses
pengalihragaman hujan menjadi aliran menjadi suatu hal yang sangat penting dan
harus memiliki tingkat ketelitian yang tinggi. Penelitian ini menyajikan suatu pendekatan
sederhana untuk membandingkan debit
puncak dan bentuk hidrograf aliran antara hidrograf terukur dan hidrograf satuan sintetis pada DAS
Tirtomoyo. Beberapa metoda hidrograf satuan sinteteis seperti cara GAMA I,
ITB-1, ITB-2, Limantara, Nakayasu, dan Snyder digunakan untuk menghitung debit
puncak dan bentuk hidrograf. Dari hasil kalibrasi model didapatkan model
hidrograf satuan sintetis yang sesuai dan mendekati karakteristik hidrograf
terukur untuk mendapatkan HSS yang
tepat untuk karakteristik
DAS Tirtomoyo. Hasil
penelitian menunjukkan debit
puncak dari hidrograf terukur
pada tanggal 19 Desember 2012, 19 Februari 2013, 29 Maret 2013, 4 April 2013
dan 20 Mei 2013 berturut-turut yaitu 630,26 m3/dt, 827,32 m3/dt, 726,23 m3/dt,
1140,78 m3/dt, 1806,33 m3/dt. Hasil perhitungan dari setiap metode HSS tidak
bisa diputuskan debit puncak yang paling sesuai dengan hidrograf terukur pada
DAS Tirtomoyo karena setiap metode memiliki keunggulan berbeda-beda pada tiap
kejadian hujan.
Penulis: Muhammad Fajar Angga
Safrida, Sobriyah, Agus Hari Wahyudi
Kode Jurnal: jptsipildd140684