ANALISIS DEBIT BERDASARKAN HUJAN KUMULATIF 15 HARIAN DENGAN METODE JARINGAN SYARAF TIRUAN BACKPROPAGATION PADA DAS TIRTOMOYO UNTUK TITIK SULINGI

Abstrak: Jaringan  Syaraf  Tiruan  adalah  suatu  teknologi  yang  dikembangkan  berdasarkan  prinsip  jaringan  syaraf  biologi  pada  manusia, dapat  dilatih  untuk  meramalkan  apa  yang  akan  terjadi  di  masa  yang  akan  datang  berdasarkan  pola  kejadian  yang  ada  dimassa lampau.  Jaringan  Syaraf  Tiruan  memiliki  kemampuan  untuk  mengingat  dan  membuat  generalisasi  dari  apa  yang  sudah  terjadi sebelumnya. 
Aplikasi  Jaringan  SyarafTiruan  dalam  memodelkan  curah  hujan  dalam  suatu  DAS  memiliki  angka  korelasi  yang  cukup  tinggi dibandingkan  dengan  metode  yang  lain,  karena  Jaringan  Syaraf  Tiruan  memiliki  kemampuan  untuk  mengingat  dan  membuat generalisasi dari apa yang sudah terjadi sebelumnya. Dengan arsitektur propagasi balik (backpropagation). 
Penelitian  ini  dilakukan  dengan  cara  analisis  deskripstif  kuantitatif  dengan  menggunakan  aplikasi  komputer  Matlab.  Lokasi Penelitian  ini  dilakukan  di  Kabupaten  Wonogiri,  provinsi  Jawa  Tengah,  tepatnya  pada  DAS  Tirtomoyo  di  titik  stasiun  debit Sulingi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara debit simulasi dan debit observasi dan keandalan model yang dihasilkan menggunakan metode Jaringan Syaraf Tiruan pada DAS Tirtomoyo di titik stasiun debit Sulingi.
Penelitian  Analisis  Debit  Berdasarkan  Hujan  Kumulatif  15  harian  dengan  Metode  Jaringan  Syaraf  Tiruan  Backpropagation  pada DAS Tirtomoyo untuk Titik Sulingi menghasilkan korelasi yang cukup tinggi antara debit simulasi dengan debit observasi, yaitu sebesar  0,790169,  dan  memiliki  keandalan  model  terhadap  sistem  hidrologi  pada  DAS  Tirtomoyo  sebesar  62,9%.  Variabel masukan  pada  penelitian  ini  menggunakan  data  hujan  pada  tiga  stasiun  hujan.  Parameter  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini adalah  Goals  =  0,03,  Epoch  =  100000  iterasi,  Jumlah  hidden  layer  :  2  Jumlah  neuronhidden  layer  :  2,  Momentum  =  0,7,  periode pelatihan : 4 tahunan, training : Gradient Descent with Momentum dan performance : Mean Squared Error
Kata Kunci: Jaringan Syaraf Tiruan, Backpropagation, DAS Tirtomoyo, Analisis Debit, Matlab
Penulis: Danang Wibawa Shakti, Rintis Hadiani, Setiono
Kode Jurnal: jptsipildd140713

Artikel Terkait :