ANALISIS BIAYA INFRASTRUKTUR PERUMAHAN DI WILAYAH SURABAYA TIMUR

Abstract: Pada pembangunan perumahan seperti sekarang ini, banyak kompleks perumahan yang ditawarkan oleh pengembang yang mengikuti selera konsumen. Salah satu faktor yang mempengaruhi konsumen dalam membeli rumah adalah infrastruktur dalam perumahan. Infrastruktur perumahan merupakan dasar fisik lingkungan serta menjadi fasilitas penunjang untuk pelayanan lingkungan dan menjadi bagian dalam pembangunan perumahan secara keseluruhan. Pengadaan infrastruktur yang layak dan handal tidak terlepas dari pengalokasian biaya infrastruktur terhadap harga jual yang tepat, efektif dan bersaing sehingga pengembalian investasi dapat optimal baik bagi pengembang maupun masyarakat penghuninya, dengan cara menganalisis untuk mengetahui presentase konstribusi biaya infrastruktur terhadap harga jual rumah tersebut.
 Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara dan observasi. Sistem analisis biaya infrastruktur ini menggunakan HSPK tahun 2009 sebagai acuannya.
Berdasarkan analisis yang dilakukan, diperoleh hasil penelitian bahwa perumahan Bumi Marina Emas, Dian Regency, Griya Kencana, City Home dan Sutorejo Indah memiliki persentase rata-rata sebesar 5-6% biaya infrastruktur terhadap harga jual rumah. Sedangkan ketidaksesuaian infrastruktur perumahan dari kelima sampel tersebut meliputi jaringan ruang terbuka yang tidak memiliki lokasi taman bersatu dengan sekolah.
Kata Kunci: perumahan, infrastruktur dan HSPK 2009
Penulis: ABDUL ADHIM, HASAN DANI
Kode Jurnal: jptsipildd140514

Artikel Terkait :