Analisis Beban Kerja Mahasiswa Praktek di Bengkel Teknologi Mekanik Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Bali
Abstract: Bengkel teknologi
mekanik adalah salah satu tempat praktikum mahasiswa di Jurusan TeknikMesin
Politeknik Negeri Bali. Praktikum yang dilakukan antara lain adalah praktek
pembubutan,praktek pemotongan plat, dan praktek pengelasan. Aktivitas praktikum
dilakukan biasanyaberlangsung 4 sampai 6 jam dengan sekali istirahat. Di akhir
praktek para mahasiswamenunjukkan gejala-gejala yang mengharuskan perlu adanya
evaluasitentang aktivitas yangdilakukan, khususnya dilihat dari beban kerja.
Gejala-gejela terrsebut tergambar darikeluhansubyektif seperti merasa lelah,
haus, pegal di beberapa bagian tubuh, dan terkadang ketelitianhasil praktikum
yang kurang memuaskan. Untuk itu dilakukan suatu penelitian secaraobservasional
terhadap mahasiswa yang melakukan praktek di bengkel teknologi mekaniksebanyak
28 mahasiswa. Praktikum yang dilakukan adalah praktikum pembubutan,
pemotonganplat, dan pengelasan. Untuk mengevaluasi beban kerja dilakukan
pengukuran terhadap denyutnadi kerja, ECPT (extra calorie due to peripheral
temperature), ECPM (extra calorie due toperipheral metabolism), mikroklimat
ruangan, keluhan subjektif, dan keluhan otot skeletal.Mikroklimat yang diukur
adalah intensitas cahaya, kebissingan, suhu kering, suhu basah, dankelembaban
lingkungan. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa beban kerja mahasiswa
tergolongsedang, ECPM>ECPT, terjadi peningkatan keluhan otot dan kelelahan
secara umum padamahasiswa. Untuk itu perlu diupayakan adanya intervensi
ergonomi pada sistem praktikum.Karena ECPM>ECPT maka upaya-upaya intervensi
diarahkan kepada pelaksanaan tugaspraktikum seperti sikap kerja, jam praktikum,
pengaturan istirahat, kesesuaian antropometri alatkerja dan semacamnya.
Penulis: M. Yusuf, Anom Santiana
Kode Jurnal: jptmesindd140553