Studi Zona Tektonik di Wilayah Taiwan berdasarkan Pemetaan Hiposenter
Abstract: Taiwan merupakan
negara yang memiliki tingkat deformasi kerak bumi yang cukup tinggi dan
aktivitas kegempaan yang kuat. Taiwan terletak di batas pertemuan antara
Lempeng Eurasia dan Lempeng Laut Filipina yang merupakan salah satu daerah
seismik yang paling aktif di dunia. Pada abad ke-20, bencana gempabumi di
Taiwan menyebabkan kerusakan yang sangat besar dan sangat mempengaruhi
kehidupan masyarakat. Dengan mengetahui jenis gempabumi berdasarkan letak
hiposenternya, maka dapat diketahui pula gempabumi tersebut termasuk kategori
gempa yang berpotensi menghancurkan atau tidak. Relokasi hiposenter menggunakan
software Hypo71 bertujuan mendapatkan posisi hiposenter yang lebih presisi.
Data yang digunakan adalah gempa dengan kekuatan > 4,7 yang terekam selama
rentang waktu 1 Januari 2009 - 31 Desember 2010. Software Hypo71 membutuhkan
data masukan tebakan awal yang berupa nama stasiun, letak stasiun, model
kecepatan bumi, dan identitas kejadian gempa yang meliputi tanggal, bulan,
tahun, waktu tiba gelombang P dan gelombang S. Hasil relokasi gempa dengan
menggunakan Hypo71 menunjukkan bahwa lokasi hiposenter memiliki sebaran yang
lebih fokus daripada sebaran hiposenter sebelum relokasi. Hal ini dapat
menjelaskan adanya koherensi antara tren posisi hiposenter dengan kondisi
tektonik di wilayah penelitian, yaitu di sekitar zona patahan di Longitudinal
Valley dan zona subduksi antara Lempeng Eurasia dan Lempeng Laut Filipina.
Penulis: Susi Anggraini Diah
Ningrum
Kode Jurnal: jpfisikadd150247