STUDI TENTANG GAYA HIDUP HEDONISME PADA MAHASISWA FAKULTAS BAHASA DAN SENI UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA ANGKATAN TAHUN 2012-2013
ABSTRAK: Salah satu pengaruh
perkembangan jaman adalah semakin maraknya gaya hidup hedonisme di kalangan
remaja. Gaya hidup hedonisme semakin berkembang luas menginggat era globalisasi
semakin memfasilitasi secara sarana pada kecenderungan tersebut. Penelitian ini
bertujuan untuk mengungkap secara mendalam terkait dengan gaya hidup hedonisme
yang terdapat pada kalangan mahasiswa khususnya mahasiswa Fakultas Bahasa dan
Seni UNESA angkatan tahun 2012-2013. Adapun perihal yang akan diungkap pada
penelitian ini mencakup tentang profil gaya hidup hedonisme yang ada pada
mahasiswa FBS UNESA angkatan 2012-2013, faktor yang melatarbelakangi, dampak
gaya hidup hedonisme pada akademik mahasiswa serta persepsi mahasiswa terkait
gaya hidup hedonisme. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif
dengan mengunakan metode campuran kuantitatif dan kualitatif dengan proporsi
kualitatif lebih mendominasi. Teknik pengumpulan data mengunakan instrumen
wawancara, angket dan dokumentasi Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian
ini adalah analisis data yang dikembangkan oleh Miles & Huberman (pada
Sugiono, 2012). Uji keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber
data.
Hasil penelitian ini menunjukan profil gaya hidup hedonisme pada kalangan
mahasiswa FBS UNESA antara lain meliputi
perilaku konsumtif yaitu berbelanja dan mengoleksi barang-barang bermerek,
menghasbiskan waktu luang untuk mengunjungi tempat nongkrong, dan aktivitas
berlibur yang terlalu sering. Adapun karakteristik hedonisme yang terdapat di
FBS UNESA termasuk dalam hedonisme egosentris yaitu mencari kesenangan dengan
semaksimal mungkin. Faktor yang melatarbelakangi antara lain adalah
kepribadian, pola asuh dan kelas sosial untuk dampak pada akademik yang
diperoleh mahasiswa meliputi perilaku penundaan mengerjakan tugas, kurang
antusias terhadap perkuliahan, IP semester dan IP komulatif anjlok, riwayat
mengulang mata kuliah dan tidak aktif pada perkuliahan. Adapun persepsi
mahasiswa terkait gaya hidup hedonisme sebagian besar menunjukan persepsi positif
yaitu menganggap hedonisme sebagai suatu hal yang penting, dan sebagian kecil
diantaranya menunjukan persepsi berlawanan.
Penulis: Viska Lukitasari
Kode Jurnal: jpbkdd160001