PROGRAM TRI (TEBU RAKYAT INTENSI) DI KECAMATAN PURI KABUPATEN MOJOKERTO 1975-1980
ABSTRAK: Program TRI (Tebu
Rakyat Intensif) merupakan wujud implementasi pemerintah guna meningkatkan
hasil produktivitas tebu. Program tersebut dicanakan pada tahun 1975, namun di
tengah pelaksanaanya benyak menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat
khususnya bagi daerah yang terkenal dengan sentra utama penghasil tebu yang
salah satunya di Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto. Pada penelitian ini
penulis memfokuskan kajianya pada 3 masalah yaitu Latar Belakang Pemerintah
mengeluarkan program TRI (Tebu Rakyat Intensif), Pola pelakdsanaan TRI (Tebu
Rakyat Intensif), Dampak program TRI di Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto
1975- 1980. Tujuan penulis dalam hal ini yaitu untuk mengetahu meningkat atau
tidaknya produktivitas tebu setelaha dicanangkan program TRI serta untuk
mengetahu seberapa jauh dampak program TRI bagi tingkat kesejahteraan para
petani tebu. Secara umum program TRI tersebut berdampak pada Pabrik Gula dan
para petani besar sedangkan merugikan bagi para petani kecil. Hal itu
dikerenakan petani besar mempunyai modal sedangan Pabrik gula mempunyai
kewenagngan mentarget berapa banyak gula yng harus dihasilkan namun tenaga bruh
tani dan para petani kecil tidak memadai. Ditambah lagi kurangnya modal yang
dialami oleh para petani kecil.
Penulis: LULUK MASLUCHAH,
SEPTINA ALRIANINGRUM
Kode Jurnal: jpsejarah&umumdd140326