PERTANIAN PADI PROVINSI JAWA TIMUR PADA MASA GUBERNUR SOELARSO TAHUN 1988-1993
Abstract: Jawa Timur merupakan
salah satu provinsi yang potensial dengan menyumbang 40% hasil pertanian.Jawa
Timur sebagai salah satu kontributor terbesar di Indonesia dalam swasembada
beras.Pada perkembangannya sistem pertanian di Jawa Timur menurun yang ditandai
dengan pertumbuhan per tahun di bawah 3,4%. Baru setelah tahun 1990 Jawa Timur
menunjukkan kestabilannya yang ditandai dengan prestasi yang di dapat yaitu di
bidang intensifikasi pertanian.Pada Pelita V Jawa Timur di bawah kepemimpinan
Soelarso.Soelarso dirasa sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Jawa
Timur khususnya dibidang ekonomi pertanian dibuktikan dengan berbagai prestasi
yang diperoleh yaitu Rotary Pin dan Bintang Mahaputra Utama.Masalah Dalam
Penelitian yaitu: (1) Apa yang melatar belakangi munculnya ekonomi pertanian
Soelarso, (2) Bagaimana kebijakan ekonomi pertanian masa Soelarso
diimplementasikan?, (3) Bagaimana pengaruh kebijakan ekonomi pertanian Gubernur
Soelarso bagi masyarakat Jawa Timur?. Tujuan penelitian ini adalah Untuk
mendiskripsikan pertanian padi di Jawa Timur sebelum pemerintahan Gubernur
Soelarso, Untuk menganalisa pertanian padi pada masa Soelarso, Untuk menganalisa
pengaruh perkembangan pertanian padi pada masyarakat Jawa Timur. Penelitian ini
menggunakan metode penelitian sejarah yang meliputi heuristik, kritik,
interpretasi, dan historiografi.Hasil penelitian ini dapat diperoleh kesimpulan
sebagai berikut, pertama turunnya produksi padi pada akhir Pelita IV disebabkan
karena kurangnya penanganan pascapanen serta peran KUD yang kurang begitu
maksimal.Kedua kebijakan ekonomi pertanian Soelarso khususnya komoditi padi
muncul pada satu tahun awal kepemimpinannya. Penekanan intensifikasi padi
dengan pola Supra Insus dan Insus Paket D yang terdiri dari 10 unsur teknologi
dilakukan melihat pertumbuhan ekonomi Jawa yang semakin memburuk di akhir
Pelita IV. Dampak yang diperoleh adalah berkembangnya jumlah wadah partisipasi,
Jawa Timur memperoleh berbagai prestasi Nasional dalam lomba insus pola tanam
maupun lomba supra insus dan perkembangan penyerapan tenaga kerja dan
kesempatan kerja petani.
Penulis: NUNIK DAMAYANTI, Agus
Suprijono
Kode Jurnal: jpsejarahdd160066