PERBANDINGAN ANTARA METODE MEAN FIELD DAN SIMULASI PADA TASEP (TOTALLY ASYMMETRIC SIMPLE EXCLUSION PROCESS) DENGAN ATURAN DINAMIKA SEQUENTIAL UPDATING DAN BATAS TERBUKA
ABSTRAK: Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis pengaruh ensembeldan waktu terhadap kepadatan
partikel dan rapat arus, mengetahui bentuk grafik diagram fase yang dihasilkan
dari input(α), output(β), ensembel(M), waktu(t), dan mengetahui perbandingan
grafik kepadatan partikel rapat arus dari metode Mean Field dan metode
simulasi.
Penelitian ini dimulai dengan menentukan algoritma pemrograman simulasi
model TASEP dengan aturan dinamika sequential updating. Selanjutnya, dibuat
coding (program) untuk menyelesaikan permasalahan menggunakan bahasa C++.
Program yang telah dibuat divariasi nilai laju input (α), nilai laju output
(β), jumlah ensemble (M), dan jumlah waktu. Kemudian menjalankan program dengan
batasan kekisi(N) tertentu. Data yang dihasilkan oleh pemrograman berupa
kepadatan partikel, rapat arus dan nilai fungsi korelasi. Data tersebut
selanjutnya dibuat dalam bentuk grafik.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada metode simulasi, memvariasi
waktu dan jumlah replika akan mempengaruhi kerapatan partikel dan rapat arus.
Kerapatan partikel dan rapat arus akan mengalami kesetimbangan dengan waktu
runninglebih dari 1000000, dan jumlah replika lebih dari 1000. Hasil dari
metode simulasi lebih akurat untuk model TASEP daripada metode numerik.
Penulis: CHANDRA ADHITYA
Kode Jurnal: jpfisikadd150261