PENERAPAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK SOSIODRAMA UNTUK MEMBANTU MENINGKATKAN KEMAMPUAN HUBUNGAN INTERPERSONAL SISWA
Abstract: Manusia adalah
makhluk sosial. Hal tersebut mengandung arti bahwa manusia tidak dapat hidup
sendiri dan selalu menjalin hubungan dengan orang lain, baik dia orang tua,
dewasa, anak-anak maupun remaja. Keperluan menjalin hubungan dengan orang lain
dan setiap lingkungan yang dihadapi akan membawa siswa ke arah perkembangan
diri yang lebih baik. Sebab seseorang berinteraksi hanya sekadar menyampaikan
isi pesan tetapi dia juga menentukan kadar hubungan interpersonal. Sehingga
makin baik hubungan interpersonal, makin terbuka orang untuk mengungkapkan
dirinya, makin cermat persepsinya tentang orang lain dan persepsi dirinya,
sehingga makin efektif komunikasi yang berlangsung diantara komunikan.
Tujuan penelitian ini adalah menguji penerapan bimbingan kelompok dengan
teknik sosiodrama untuk membantu meningkatkan kemampuan hubungan interpersonal
siswa yang rendah. Hubungan interpersonal perlu ditingkatkan agar dalam
hubungan sosial dengan orang lain dapat mencapai perilaku sosial yang
bertanggungjawab. Penelitian ini menggunakan rancangan Pre-Experiment design
berupa Pre-Test dan Post-Test One Group
Design. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket. Angket tersebut
digunakan untuk mencari data tentang kemampuan hubungan interpersonal siswa
yang rendah. Dari hasil angket yang disebarkan di kelas VIII H SMPN 1
Babat-Lamongan ditemukan 7 siswa dari 30 siswa yang memiliki kemampuan hubungan
interpersonal rendah. Perlakuan diberikan pada siswa yang mempunyai kemampuan
hubungan interpersonal rendah dengan bimbingan kelompok dengan teknik
sosiodrama. Metode analisis data yang digunakan adalah uji tanda(Sign-Test).
Hasil rata-rata pre tes 100 dan post test 118, yang berarti menunjukkan
selisih adanya perubahan skor hubungan
interpersonal dari sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Dengan demikian
pernyataan hipotesis “Ada peningkatan kemampuan hubungan interpersonal siswa
antara sebelum dan sesudah penerapan bimbingan kelompok dengan teknik
sosiodrama”. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan bimbingan kelompok
dengan teknik sosiodrama dapat meningkatkan kemampuan hubungan interpersonal
siswa kelas VIII H SMP Negeri 1 Babat-Lamongan.
Melihat selisih rata-rata pre test dan post test sebesar 18, maka bagi
peneliti lain untuk menambah perlakuan dengan beberapa pertemuan lagi supaya
hasil yang didapatkan lebih sesuai dengan yang diharapkan peneliti.
Penulis: RIZKI NURSAFITRI,
DENOK SETIAWATI
Kode Jurnal: jpbkdd130534