PENENTUAN TINGKAT KESTABILAN TANAH DAN TIPOLOGI WILAYAH RAWAN GEMPA BUMI BERDASARKAN FAKTOR GEOLOGI DI KABUPATEN KULON PROGO DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kestabilan tanah dan tipologi wilayah rawan gempa bumi berdasarkan faktor geologi di Kabupaten Kulon Progo . Penelitian dimulai dengan mengambil data mikrotremor dari 38 titik pengukuran. Data mikrotremor kemudian dianalisis menggunakan metode Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR) untuk mendapatkan frekuensi predominan dan faktor amplifikasi. Periode predominan dari hasil analisis mikrotremor diolah menggunakan metode Kanai untuk memperoleh nilai percepatan tanah maksimum. Nilai percepatan tanah maksimum dikonversikan menjadi bentuk faktor kegempaan dalam matrik pembobotan kestabilan wilayah yang mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No.21/PRT/M/2007. Berdasarkan hasil yang diperoleh, Kabupaten Kulon Progo memiliki tingkat kestabilan tanah stabil dan kurang stabil. Tingkat kestabilan tanah stabil berada di Kecamatan Samigaluh, Kalibawang, Girimulyo, Kokap, Wates, Temon, dan Panjatan.  Sedangkan tingkat kestabilan tanah yang tergolong kurang stabil berada di Kecamatan Sentolo, Lendah, dan Pengasih. Kabupaten Kulon Progo memiliki tipologi wilayah rawan gempa bumi jenis A & B. Seluruh wilayah di Kabupaten Kulon Progo tergolong tipologi jenis A, kecuali di sebagian wilayah Kecamatan Lendah dan Sentolo. Tipologi wilayah rawan gempa bumi jenis B berada di sebagian Kecamatan Lendah dan Sentolo.
Kata Kunci: Tingkat Kestabilan Tanah,Tipologi Wilayah Rawan Gempa Bumi,Horizontal to Vertical Spectral Ratio, Kanai, Mikrotremor, Kulon Progo, Yogyakarta
Penulis: ASADULLOH DARPOPUTRO
Kode Jurnal: jpfisikadd140782

Artikel Terkait :