PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK PERMAINAN UNTUK MENANGANI SISWA TERISOLASI DI KELAS VIII A SMP NEGERI 1 KUNJANG KEDIRI
Abstract: Siswa yang tidak
mampu mengelola waktu belajar berawal dari ketidakmampuan dalam mengelola
kegiatan sehari-hari yang menimbulkan siswa tidak fokus dan konsentrasi dalam
mengikuti pelajaran di kelas, serta tidak mengerjakan tugas yang diberikan guru.
Beberapa dampak dari ketidakmampuan mengelola waktu belajar adalah banyaknya
kegiatan tidak bertujuan yang dikerjakan, hingga pengelolaan waktu belajar
mereka menjadi kacau. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji
penerapan latihan regulasi diri untuk meningkatkan kemampuan mengelola waktu
belajar pada siswa kelas X-G SMA Negeri 3 Mojokerto. Jenis penelitian ini
menggunakan pre-experimental design dengan one group pre-test post-test design.
Metode pengumpulan data menggunakan angket untuk mengetahui tingkat kemampuan
mengelola waktu belajar siswa. Subjek dalam penelitian ini adalah 7 siswa kelas
X-G SMA Negeri 3 Mojokerto yang memiliki skor kemampuan mengelola waktu belajar
rendah. Teknik analisis data menggunakan statistik non parametrik dengan
menggunakan uji tanda, dengan taraf signifikansi 5 %. Analisis data menggunakan
uji tanda, dengan N=7 dan X=0 maka diperoleh
= 0,008 dari tabel binomial. Jika dalam ketetapan sebesar 5% adalah 0,05, maka harga 0,008 <
0,05. Dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya setelah diberikan
latihan regulasi diri, siswa yang sebelumnya mempunyai tingkat kemampuan
mengelola waktu belajar rendah, kini tingkat kemampuan mengelola waktu
belajarnya menjadi sedang. Jadi hipotesis penelitian “Penerapan Latihan
Regulasi Diri untuk Meningkatkan Kemampuan Mengelola Waktu Belajar Siswa Kelas
X-G SMA Negeri 3 Mojokerto” dapat diterima. Konselor sekolah dapat menggunakan
latihan regulasi diri untuk meningkatkan kemampuan mengelola waktu belajar
siswa.
Penulis: ELSA DYA NASTITI,
NAJLATUN NAQIYAH
Kode Jurnal: jpbkdd130581