ANALISIS KARAKTERISTIK PENUAAN BETON PERISAI RADIASI (BIOLOGICAL SHIELDING) REAKTOR KARTINI
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk menentukan besarnya fluks neutron termal rata-rata dan fluks
neutron cepat rata-rata setelah melewati beton perisai radiasi (Biological
Shielding) pada Reaktor Kartini dan pengaruh interaksi radiasi neutron pada
Reaktor Kartini terhadap penuaan material beton perisai radiasi (Biological
Shielding).
Pengukuran pada penelitian ini dilakukan dengan metode langsung dan
metode tidak langsung. Pada pada pengukuran dengan metode tidak langsung
digunakan foil emas yang diaktivasi dalam teras reaktor ring F4. Foil emas
dibedakan menjadi dua jenis yaitu foil emas terbungkus cadmium dan foil emas
yang tidak terbungkus cadmium. Hasil aktivasi foil emas yang terbungkus cadmium
adalah fluks neutron cepat, sedangkan pada foil emas yang tidak terbungkus
cadmium menghasilkan fluks neutron total. Selisish antara fluks neutron total
dengan fluks neutron cepat adalah fluks neutron termal. Pada pengukuran dengan
metode langsung digunakan detektor swadaya Self Powered Neutron Detector (SPND)
yang diaktivasi dalam teras reaktor ring D8. Hasil aktivasi detektor swadaya
berupa keluaran arus listrik.
Hasil penelitian diketahui bahwa besarnya fluks neutron termal rata-rata
setelah melewati beton perisai radiasi (Biological Shielding) adalah , dan
fluks neutron cepat rata-rata setelah melewati beton perisai radiasi
(Biological Shielding) adalah dan diketahui bahwa jumlah mula-mula atom
penyusun beton perisai radiasi adalah dan setelah operasional reaktor selama 34
tahun 24 hari (34816 hari) terjadi degradasi jumlah atom penyusun beton karena
berinteraksi dengan fluks neutron termal dan fluks neutron cepat. Jumlah atom
beton perisai radiasi yang mengalami degradasi karena interaksi dengan fluks
neutron termal yaitu sebesar , dan karena berinteraksi dengan fluks neutron
cepat yaitu sebesar . Maka beton perisai radiasi (Biological Shielding) pada
Reaktor Kartini masih handal dalam menahan radiasi karena penuaan akibat faktor
radiasi relatif kecil sehingga tidak berpengaruh pada penuaan beton perisai
radiasi (Biological Shielding).
Penulis: ANGGA PUTERA SATRYA
Kode Jurnal: jpfisikadd130737