ANALISIS FREKUENSI DAN AMPLIFIKASI MIKROTREMOR DALAM MENENTUKAN INDEKS KERENTANAN SEISMIK DI KABUPATEN KULON PROGO

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai indeks kerentanan seismik (Kg) di Kabupaten Kulon Progo dan menentukan hubungan antara nilai indeks kerentanan seismik (Kg) terhadap tingkat kerusakan gempabumi di Kabupaten Kulon Progo.
Penelitian dimulai dengan mengambil data mikrotremor dari 38 titik lokasi pengambilan data. Data mikrotremor kemudian dianalisis menggunakan metode Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR) untuk mendapatkan frekuensi predominan dan faktor amplifikasi di setiap titik penelitian. Hasil dari analisis mikrotremor digunakan untuk menetukan indeks kerentanan seismik (Kg).
Berdasarkan hasil yang diperoleh, indeks kerentanan seismik di Kabupaten Kulon Progo adalah 3,47  10-5 s2/cm sampai 117,3 10-5 s2/cm. Indeks kerentanan seismik terendah di Kabupaten Kulon Progo berada di kecamatan Kokap dan tertinggi di Kecamatan Wates. Berdasarkan data kerusakan akibat gempabumi Kebumen, daerah yang mengalami kerusakan adalah Lendah, Galur, dan Kalibawang. Hal ini terjadi karena daerah tersebut memiliki nilai indeks kerentanan seismik sedang hingga tinggi, sehingga hubungan antara nilai indeks kerentanan seismik dengan data kerusakaan akibat gempabumi adalah sesuai.
Kata Kunci: Indeks kerentanan seismik, Horizontal to Vertical Spectral Ratio, mikrotremor, Kulon Progo
Penulis: DESTA MAYOR ANDIKA PUTRA  
Kode Jurnal: jpfisikadd140780

Artikel Terkait :