TEKNOLOGI HEMAT ENERGI UNTUK PRODUKSI ALKOHOL FUEL GRADE YANG EFISIEN

Abstrak: Sasaran  kajian  penelitian  ini  adalah  menentukan  kebutuhan  energi  pada  operasi  distilasi ekstraksi  menggunakan  entrainer  solven  dan  garam  untuk  memproduksi  alkohol  fuel  grade  (kadar >99.8% berat). Tahapan prosesnya dilakukan dalam dua kolom, kolom utama distilasi ekstraksi dan kolom  pemurnian  solven.  Parameter  penentuan  reduksi  energi    adalah  membandingkan  dengan proses konvensional dan mengkaji pengaruh solven ethylene glycol dan beberapa garam. Ratio solven dan umpan (S/F) divariasi dalam rentang 0.3 – 1.4 , konsentrasi garam dalam solven pada rentang 0.03 – 0.55 g garam / ml solven dan reflux ratio 0.5 – 2.5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk memperoleh  hasil  yang  diharapkan  yaitu  produk  alkohol  fuel  grade  berkadar  >  99.8  %  dapat dilakukan dengan menggunakan ratio solven  0.9, konsentrasi garam K2CO3 : 0.05 g/ml atau CaCl2 0.75 g/ml atau NaCl  : 0.13 g/ml, pada reflux operasi 1.5. Pada kondisi ini kebutuhan energi total untuk  operasi distilasi ekstraksi  dan  distilasi solven adalah yang terendah Q = 821 KJ/kg; jumlah stage yang diperlukan sekitar 34 (35 % lebih kecil dari distilasi konventional).
Kata kunci: alkohol fuel grade, distilasi ekstraksi, campuran solven
Penulis: Srie Muljani
Kode Jurnal: jpkimiadd080168

Artikel Terkait :