PROSES PERENGKAHAN ASAM OLEAT BASIS MINYAK SAWIT MENJADI FRAKSI GASOLINE DENGAN KATALIS HZSM-5

Abstrak: Berbagai  sumber  energi  baru  yang  dapat  diperbaharui  (renewable  resources)  dan  dapat  diandalkan  adalah berasal  dari  berbagai  jenis  minyak  nabati  (minyak  sawit,  minyak  jarak  pagar,  minyak  kedelai,  dll),  sehingga dapat mensubtitusi minyak tanah yang selama ini digunakan oleh masyarakat.  Pemilihan  minyak  kelapa  sawit  sebagai  sumber  energi  alternatif  sangat  tepat  dilakukan  di  Indonesia  karena Indonesia merupakan negara penghasil minyak kelapa sawit terbesar kedua di dunia. Pembuatan bahan bakar yang dihasilkan dari minyak sawit telah diteliti lebih ramah lingkungan karena mengurangi potensi pencemaran yang  terjadi  pada  saat  pembakaran.  yaitu    bebas  dari  nitrogen  dan  sulfur.  Minyak  sawit  memiliki  rantai hidrokarbon panjang yang memungkinkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar nabati. Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  :  Mempelajari  pengaruh  laju  alir  gas  N2  pada  perengkahan  katalitik  asam oleat  berbasis  minyak  sawit  menjadi  fraksi  kerosene  dan  mempelajari  pengaruh  suhu  pada  perengkahan katalitik asam oleat berbasis minyak sawit menjadi fraksi kerosene  Proses  perengkahan  asam  oleat  berbasis  minyak  sawit  dilakukan  dalam  mikro  reaktor  unggun  tetap  pada berbagai suhu dan laju alir umpan pada tekanan 1 atm. Hasil yang diperoleh dari proses perengkahan dianalisa dengan gas kromatografi (GC) FID jenis kolom poraplot Q untuk produk fase cair Penelitian dilakukan dengan memanaskan  asam  oleat  dalam  tangki  umpan  sampai  suhu  3600C  dan  reaktor  pada  suhu  (370-500)0C  dan kedalam tangki dialiri gas N2 sebagai gas pembawa dengan laju alir (90-180) ml/menit.  Uap asam oleat dan gas N2 mengalir masuk kedalam reaktor unggun tetap yang dilapisi dengan elemen  pemanas dan berisi katalis 0,6  gram.  Reaksi  perengkahan  dilakukan  selama  75  menit.  Batas  waktu  tambat  untuk  fraksi  kerosene  sesuai dengan kromatogram adalah 12,6 – 17,5 menit,  hasil analisa  untuk kerosin komersial  untuk suhu 4500C dan laju alir gas N2 155.28 ml/menit  dari kromatogram % area fraksi, fraksi kerosin 27.2645 % .
Kata Kunci: Minyak Kelapa Sawit, kerosene, reaktor unggun tetap
Penulis: Irmawati Syahrir  
Kode Jurnal: jpkimiadd090202

Artikel Terkait :