PERTUMBUHAN POPULASI Daphnia sp. PADA MEDIA BUDIDAYA DENGAN PENAMBAHAN AIR BUANGAN BUDIDAYA IKAN LELE DUMBO (CLARIAS GARIEPINUS BURCHELL, 1822)

ABSTRAK: Akumulasi bahan organik dari sisa pakan maupun feses dalam air buangan (waste) dari  budidaya intensif ikan lele dumbo berdampak pada penurunan kualitas perairan di lingkungan sekitar lokasi budidaya. Di lain pihak, kebutuhan pakan alami untuk kegiatan pembenihan ikan air  tawar  belum  terpenuhi.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mempelajari  efektivitas  air  buangan  budidaya  intensif  ikan  lele  dumbo  sebagai media budidaya Daphnia sp. Rancangan percobaan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan yaitu : media  kultur  Daphnia  sp.  berupa  kotoran  ayam  dengan  konsentrasi  5  gr/l  sebagai  Kontrol,  sedangkan  perlakuan  A,  B,  C  dan  D menggunakan  media  kultur  Daphnia  sp.  berupa  air  buangan  budidaya  ikan  lele  dumbo  dengan  konsentrasi  berturut-turut  sebanyak  25%, 50%, 75% dan 100%, tiap perlakuan dengan 4 kali ulangan. Induk Daphnia sp.  yang digunakan berdiameter minimal 1mm dengan padat penebaran 20 ekor/liter. Data pertumbuhan populasi Daphnia sp. yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis ragam dengan selang kepercayaan 95%, dan dilanjutkan dengan uji lanjut beda nyata terkecil (BNT). Sebagai data pendukung, dilakukan pengamatan kualitas air setiap  4  hari  dan  densitas  plankton  pada  awal  dan  akhir  penelitian.  Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  air  buangan  budidaya  ikan  lele dumbo secara insentif dapat dijadikan sebagai alternatif media budidaya Daphnia sp. Dari hasil analisis diketahui bahwa media kultur Daph-nia sp. yang berbeda berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan populasi Daphnia sp. Media kultur Daphnia sp. air buangan budidaya ikan lele  dumbo  pada  perlakuan  C  dan  D  dengan  konsentrasi  75  %  dan  100%    memberikan  hasil  paling  baik  terhadap  pertumbuhan  populasi Daphnia sp.
Kata Kunci: Daphnia sp., lele dumbo, pertumbuhan populasi dan air buangan
Penulis: Jadmiko Darmawan 
Kode Jurnal: jpbiologidd140958

Artikel Terkait :