PERBANDINGAN ANALISIS KOMPONEN UTAMA KLASIK DAN ANALISIS KOMPONEN UTAMA ROBUST DENGAN PENDUGA REWEIGHTED MINIMUM COVARIANCE DETERMINANT (RMCD)

Abstract: Analisis Komponen Utama (AKU) merupakan analisis multivariate yang biasa diaplikasikan untuk menganalisis data berdimensi tinggi. Oleh karena itu, AKU tidak hanya sering diimplementasikan dalam bidang ekonomi tetapi juga dalam ilmu pengetahuan sosial.  Adanya kebutuhan AKU yang tahan terhadap data yang mengandung pencilan, menyebabkan AKU Robust saat ini sering dibutuhkan. Hal itu dikarenakan pencilan yang terdapat pada data tidak bisa dibuang begitu saja. Untuk mengatasi hal tersebut Rousseeuw memformulasikan metode pendugaan Minimum Covariance Determinant (MCD) untuk diterapkan pada AKU. Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk membandingkan jumlah komponen utama dari data yang mengandung pencilan pada AKU-klasik dengan AKU-Robust metode pendugaan RMCD. Berdasarkan hasil perbandingan 10 contoh kasus dengan pencilan 3%, 5%, 10% dilihat dari kriteria akar ciri menunjukkan hanya 4 contoh kasus yang menghasilkan komponen berbeda, sedangkan hasil analisis dilihat dari kriteria proporsi keragaman kumulatif menunjukkan hanya 5 contoh kasus yang menghasilkan komponen utama berbeda. Hasil analisis tersebut bahwa AKU robust dengan penduga rmcd lebih baik daripada aku klasik dalam mereduksi dimensi data. Akan tetapi, hasil analisis yang didapatkan dari kedua metode tersebut tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Oleh karena itu, AKU robust ataupun AKU klasik dapat digunakan untuk menganalisis data yang mengandung pencilan.
Kata Kunci: AKU Klasik, AKU Robust, RMCD, Pencilan
Penulis: Anggraeni Dewi Putri Dhirgandani
Kode Jurnal: jpmatematikadd141173

Artikel Terkait :