Pengkayaan Mikroba dapat Mempercepat Degradasi Residu POPs

Abstract:  Persisten  organic  pollutants  (POPs)  adalah  senyawa  organik  yang  tahan  terhadap  fotolitik,  degradasi  biologis maupun  kimia.  Senyawa  POPs  ada  12,  yaitu  aldrin,  hexachlorobenzene,  chlordane,  mirex,  dieldrin,  toxaphene, DDT,  dioxin,  endrin,  furans,  heptachlor  dan  PCBs.  Pestisida  adalah  salah  satu  bahan  kimia  yang  berpotensi menimbulkan dampak negatif di lingkungan pertanian. Residu pestisida di lingkungan pertanian tanaman pangan dan  sayuran  merupakan  permasalahan  yang  harus  dicari  solusi  pemecahannya.  Ameliorasi  merupakan  suatu teknologi  untuk  menurunkan  residu  pestisida  di  lingkungan  pertanian.  Arang  aktif  merupakan  salah  satu  bahan amelioran potensial yang dapat menurunkan residu pestisida. Kegiatan penelitian dilaksanakan di  Laboratorium Residu  Bahan  Agrokimia  di  Laladon  Bogor  (Balingtan),  Laboratorium  mikrobiologi  LIPI  Cibinong  (analisis mikrobiologi tanah) dan Laboratorium Balingtan (Analisis karakterisasi tanah).  Penelitian berlangsung selama 10 bulan, mulai bulan Pebruari hingga Nopember 2010. Teknik pengkayaan arang aktif dengan bakteri pendegradasi adalah dilakukan setelah perlakuan pelapisan urea dengan arang aktif dengan cara menyemprotkan suspensi bakteri ke permukaan arang aktif. Tujuan penelitian adalah mendapatkan teknologi  pelapisan pupuk urea dengan arang aktif yang diperkaya dengan bakteri pendegradasi residu insektisida organoklorin yang bersifat POPs. Kelimpahan mikroba  tanah  di  lahan  sayuran  Ds.  Sukomakmur  Kec.  Kajoran  didominasi  Citrobacter,  sp.,  Bacillus,  sp., Azospirrilum, sp masing-masing dengan populasi 9,6 x 109; 3,8 x 109; 3,7 x 109 SPK/g tanah. Selain itu ditemukan Azotobacter, sp., dan Sphaerotillus natans, Psudomonas, SP, dan BPF. Hasil uji laboratorium telah diperoleh  isolat  mikroba  konsorsia  yang  mampu  mendegradasi  pestisida POPs  >50%  setelah 20  hari    yaitu  sebesar  94,56-100% pada konsentrasi 5 ppm, 91,14-99,66% pada konsentrasi POPs 10 ppm, 91,06-99,55% pada konsentrasi 20%.
Keywords:  Mikroba, degradasi, senyawa POPs
Penulis: Indratin, Sri Wahyuni
Kode Jurnal: jpbiologidd150493

Artikel Terkait :