PENGARUH TINGGI TUMPUKAN PADA PENGOMPOSAN TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT MENGGUNAKAN PUPUK ORGANIK AKTIF DARI LIMBAH CAIR PABRIK KELAPA SAWIT DI DALAM KOMPOSTER MENARA DRUM
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk menemukan
teknik pengomposan tandan
kosong kelapa sawit (TKKS)
dan untuk mendapatkan
data degradasi pengomposan
TKKS sehingga dihasilkan kompos bermutu baik.
Proses pengomposan dilakukan
dengan memotong TKKS
menjadi 4 bagian, kemudian dimasukkan
ke dalam komposter
dan ditambahkan pupuk
organik aktif (POA)
hingga moisture content (MC)
bahan mencapai MC
optimum yaitu 55-65%.
Parameter yang dianalisa adalah temperatur,
MC, pH, ratio
C/N, daya hantar
listrik, kapasitas ikat
air (Water Holding Capacity, WHC),
jumlah bakteri dan
kualitas kompos. Hasil
penelitian yang didapatkan menunjukkan bahwa
kompos dapat digunakan
dalam waktu 10
hari dan degradasi
terbaik selama 40 hari diperoleh
dengan MC 79,14 %; pH 8,1; C 25,16%; N 1,20%; C/N 20,97; EC 4,725 dS/m ; WHC
60%; 107 CFU/ml.
Penulis: Chamsa Triyadi, Yosi Rahman, Bambang
Trisakti
Kode Jurnal: jpkimiadd150346